Ilustrasi Penembakan di Poso
(Ilustrasi Penembakan).

MATA INDONESIA, JAYAPURA – Upaya kelompok kriminal bersenjata Papua menarik perhatian PBB seminggu belakangan benar-benar sudah keterlaluan karena mulai menyasar pemuka agama dengan harapan bisa membuat kekacauan lalu dengan entengnya akan menuding Pemerintah Indonesia melanggar hak asasi manusia (HAM). Pendeta Yeremia Zanam tewas ditembak, Sabtu 19 September 2020.

Hal itu dibenarkan Kepala Penerangan Kogabwilhan III, Kolonel Czi IGN Suriastawa di Jayapura, Minggu 20 September 2020.

Dengan tewasnya Pendeta Yeremia berarti sudah empat orang tewas dan dua warga sipil terluka akibat ulah KKB Papua.

Korban pertama adalah dua pengemudi ojek yang terluka akibat ditembak pada Selasa 15 September 2020.

Setelah itu, Kamis 17 September 2020, orang-orang brutal itu kembali menewaskan seorang pengemudi ojek dan Serka TNI Sahlan.

Terakhir, Sabtu juga menewaskan dua orang yaitu seorang tentara Pratu Dwi Akbar Utomo dan Pendeta Yeremia Zanambani.

Diketahui hari-hari ini terjadi agenda Sidang Umum PBB pada Selasa 22 September 2020 sampai dengan 29 September 2020.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here