Tokoh Muda: Anak-anak Muda Papua Harus Berguna untuk Banyak Orang
Papua (Foto: Ist)

MATA INDONESIA, JAKARTAPapua dan Papua Barat sebagai bagian Indonesia tidak boleh dibantah lagi sekarang, karena sejarah dan dunia mengakuinya.

Sejarah seperti diungkapkan Tokoh Papua, Nick Messet, sudah dibuktikan bahwa Papua dan Papua Barat adalah bagian dari Hindia Belanda sejak 24 Agustus 1828.

Artinya, saat Belanda menyerahkan kedaulatan kepada Indonesia termasuk di dalamnya Papua.

Selain itu, Sekjen PBB Kofi Annan pernah menunjukkan kepadanya sebuah dokumen yang ditandatangani 1 Mei 1963. Di situ jelas disebutkan bahwa Papua dan Papua Barat adalah bagian dari Indonesia.

“Saat itu Kofi Annan menegaskan Papua tidak bisa dianggap terpisah dari Indonesia,” ujar Nick Messet kepada Mata Indonesia TV, Selasa 30 Maret 2021.

Di tahun itu, Papua bagian barat bukan lagi sebuah wilayah dekolonisasi tetapi sudah dinyatakan sebagai bagian dari Indonesia.

Nick juga semakin yakin bahwa Papua sebelah barat adalah bagian Indonesia saat diajak perwakilan Vanuatu di PBB, Robert van Lierop ke Dewan Keamanan.

Saat itu, Robert menyatakan bahwa takdir Papua sebelah barat menjadi bagian Indonesia telah diputuskan di lembaga itu 19 November 1969.

Jadi apapun alasannya jika ada orang berusaha memisahkan Papua maupun Papua Barat dari Indonesia layak disebut separatis dan harus diberantas karena mereka akan meneror warga setempat.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here