Ingin Awet Muda? Yuk, Konsumsi Sayur dan Buah-buahan

30
Selada air. (Foto: Buppha Wuttifery)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Konsumsi buah dan sayuran adalah cara sehat untuk memerangi kulit kusam dan garis-garis halus. Kandungan vitamin dan mineral, termasuk antioksidan yang terdapat pada sayuran dan buah, baik untuk melawan kulit kering dan mencegah penuaan.

So, siap bersinar? Berikut adalah 10 makanan anti-penuaan terbaik untuk menyehatkan tubuh Anda agar bersinar dari dalam, seperti dilansir Healthline.

Selada air

Manfaat selada air untuk kesehatan tidak akan pernah mengecewakan! Selada air memiliki kandungan kalsium, kalium, mangan, fosfor, vitamin A, C, K, B-1, B-2.

Selada air bertindak sebagai antiseptik kulit internal dan meningkatkan sirkulasi dan pengiriman mineral ke semua sel tubuh, menghasilkan peningkatan oksigenasi kulit. Dikemas dengan vitamin A dan C, antioksidan dalam selada air dapat menetralkan radikal bebas berbahaya, membantu menjaga garis-garis halus dan kerutan.

Paprika merah

Paprika merah sarat akan antioksidan yang sangat penting dalam hal anti-penuaan. Selain kandungan vitamin C yang tinggi – yang baik untuk produksi kolagen – paprika merah mengandung antioksidan kuat yang disebut karotenoid.

Paprika merah memiliki berbagai sifat anti-inflamasi dan dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, polusi, dan racun lingkungan.

Pepaya

Makanan super lezat ini kaya akan berbagai antioksidan, vitamin, dan mineral yang dapat membantu meningkatkan elastisitas kulit dan meminimalkan munculnya garis-garis halus dan kerutan. Ini termasuk: vitamin A, B, C, K, dan E, kalsium, kalium, magnesium, serta fosfor.

Berbagai macam antioksidan dalam pepaya membantu melawan kerusakan akibat radikal bebas dan dapat menunda tanda-tanda penuaan. Pepaya juga mengandung enzim yang disebut papain, yang memberikan manfaat anti-penuaan.

Blueberry

Blueberry. (Foto: The Economics Times)

Blueberry kaya akan vitamin A dan C, serta antioksidan anti penuaan yang disebut anthocyanin. Antioksidan kuat ini dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, stres, dan polusi dengan memoderasi respons peradangan dan mencegah hilangnya kolagen.

Brokoli

Brokoli. (Foto: Ist)

Brokoli adalah pembangkit tenaga anti-inflamasi, anti-penuaan yang dikemas dengan vitamin C dan K, antioksidan, serat, folat, lutein, dan kalsium. Tubuh membutuhkan vitamin C untuk produksi kolagen dan protein utama yang memberikan kekuatan dan elastisitas pada kulit.

Bayam

Bayam sangat menghidrasi dan diperkaya dengan antioksidan yang membantu mengoksidasi dan mengisi kembali seluruh tubuh. Bayam juga memiliki kandungan vitamin A, C, E, dan K, magnesium, zat besi heme nabati, dan lutein.

Kandungan vitamin C tinggi dari sayuran hijau serbaguna ini meningkatkan produksi kolagen untuk menjaga kulit tetap kencang dan halus. Sementara vitamin A dapat memperkuat dan membuat rambut berkilau. Adapun vitamin K dapat membantu mengurangi peradangan pada sel.

Kacang

(Foto: First Cry Parenting)

Banyak kacang-kacangan (terutama almond) merupakan sumber vitamin E yang baik, yang dapat membantu memperbaiki jaringan kulit, mempertahankan kelembapan kulit, dan melindungi kulit dari kerusakan sinar UV.

Kacang almond yang mengandung asam lemak omega-3 anti-inflamasi yang dapat membantu memperkuat membran sel kulit, melindungi dari kerusakan akibat sinar matahari, dan memberikan kulit bercahaya indah dengan mempertahankan penghalang minyak alaminya.

Alpukat

Alpukat. (Foto: Select Health)

Buah ini kaya akan asam lemak penangkal peradangan yang membuat kulit halus dan kenyal. Alpukat juga mengandung berbagai nutrisi penting yang dapat mencegah efek negatif penuaan, termasuk vitamin K, C, E, dan A, vitamin B, dan kalium.

Kandungan vitamin A yang tinggi pada alpukat dapat membantu melepaskan sel-sel kulit mati, membuat kulit cantik dan bercahaya. Kandungan karotenoidnya juga dapat membantu memblokir racun dan kerusakan akibat sinar matahari dan melindungi dari kanker kulit.

Ubi jalar

Warna oranye ubi jalar berasal dari antioksidan yang disebut beta-karoten yang diubah menjadi vitamin A yang dapat membantu memulihkan elastisitas kulit, meningkatkan pergantian sel kulit, dan pada akhirnya berkontribusi pada kulit yang lembut dan tampak awet muda.

Sayuran akar yang lezat ini juga merupakan sumber vitamin C dan E yang baik — keduanya dapat melindungi kulit dari radikal bebas yang berbahaya dan menjaga kulit tetap bercahaya.

Biji delima

Delima telah digunakan selama berabad-abad sebagai buah obat penyembuhan. Tinggi vitamin C dan berbagai antioksidan kuat, buah delima dapat melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan mengurangi tingkat peradangan.

Buah-buahan sehat ini juga mengandung senyawa yang disebut punicalagins, yang dapat membantu menjaga kolagen di kulit, memperlambat tanda-tanda penuaan.

BERIKAN KOMENTAR POSITIF

Ayo berikan komentar
Tuliskan nama