Pria Ini Jilati Deretan Produk di Supermarket, Auto Kena Hujat (Foto: Istimewa)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Di tengah penyebaran virus corona atau Covid-19, masyarakat diminta untuk senatiasa menjaga kebersihan. Sebisa mungkin Kamu diminta untuk menghindari kontak dengan orang lain agar terhindar atau memutus rantai penyebaran corona.

Namun, ternyata masih ada saja orang yang tak bertanggung jawab yang membahayakan keselamatan orang banyak. Apalagi dilakukan hanya demi sensasi semata.

Seorang pria jadi viral setelah merekam video dirinya sendiri menjilati produk-produk di rak sebuah supermarket. Video yang ramai di Twitter itu diduga diambil di Amerika Serikat.

“Siapa yang takut virus corona? Jangan sentuh mulutmu?” kata pria yang ada di video tersebut.

Setelah berbicara, pria yang belum diketahui identitasnya itu lalu melakukan aksi tak terpujinya itu. Ia terlihat menjulurkan lidahnya lalu menjilat deretan produk di rak supermarket.

Video kemudian viral setelah diunggah akun Twitter milik Antifa Public Watch (APW), @WeAreAPW dan kini sudah dilihat 2,2 juta kali.

Aksinya membuat netizen geram dan jijik. Tak sedikit dari netizen yang menghujatnya ramai-ramai. Termasuk presenter kenamaan Piers Morgan.

“Temukan dia, tangkap, tahan dan tolak memberinya perawatan kesehatan kalau dia terjangkit virus. Coba lihat nanti betapa lucunya bajingan ini ketika dia merasakan sesak napas dan tidak bisa bernapas,” tulis Piers Morgan di akun Twitter-nya.

Seperti dikutip dari VT, video diduga diunggah di Snapchat, sebelum seseorang mengirimkannya ke akun Facebook APW dan akhirnya diunggah di Twitter. Dengan harapan orang tersebut menjadi viral dan identitasnya bisa diketahui untuk ditindak lebih lanjut.

Aksi tak bertanggungjawab ini menimbulkan keprihatinan dan kekhawatiran. Seperti diketahui, virus corona sangat cepat menyebar, lewat droplet atau percikan air liur yang bersentuhan dengan membran mucus seperti mata, hidung dan mulut.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here