Pengusiran anak punk di kereta api. (Foto: Facebook)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sebuah video yang menampilkan seorang Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) mengusir salah satu penumpang dari kereta api viral di media sosial. Penumpang tersebut berpenampilan seperti anak punk.

Video itu dibagikan akun Facebook Masberto Kingdom pada Selasa 24 Desember 2019n lalu. Dalam video berdurasi 1 menit itu, sang pengunggah menyebut bahwa Polsuska tersebut mengancam dengan menggunakan senjata api.

“Yang JELAS ITU KALAU PEGANG PISTOL JGN SEMBARANG KELUARKAN DARI SANGKUR NYA KARNA TIDAK SESUAI AJA HAHAHAHAHHAAHHAAAAA,” kata Masberto Kingdom.

Yang JELAS ITU KALAU PEGANG PISTOL JGN SEMBARANG KELUARKAN DARI SANGKUR NYA KARNA TIDAK SESUAI AJA HAHAHAHAHHAAHHAAAAA

Posted by Masberto Kingdom on Tuesday, 24 December 2019

Menanggapi hal tersebut, VP Public Relations PT KAI Yuskal Setiawan memberikan klarifikasi. Ia menyatakan tidak ada penodongan pistol ke penumpang KA yang dilakukan oleh petugas Polsuska.

Kejadian itu berlangsung pada 8 November 2019 di KA Lokal Rangkasbitung-Merak nomor 472. Berawal dari pengaduan beberapa penumpang yang merasa tidak nyaman dengan perilaku sekelompok penumpang yang berjumlah sekitar 25 orang.

“Dalam aduannya, mereka dianggap mengganggu ketertiban dan berjalan mondar-mandir di kereta,” kata Yuskal Setiawan dalam keterangan resminya pada Kamis 26 Desember 2019.

“Petugas Polsuska langsung menuju tempat aduan untuk kemudian menegur mereka secara baik-baik, tapi respons dari rombongan tersebut tidak kooperatif dan bahkan terkesan arogan kepada petugas,” kata dia lagi.

Yuskal mengatakan Polsuska mengeluarkan senjata kejut, bukan pistol, untuk pengamanan diri, sebab jumlah rombongan tersebut cukup banyak. Tindakan tersebut juga dilakukan untuk berjaga-jaga dari kemungkinan buruk lainnya.

“Pada akhirnya, petugas Polsuska bertindak tegas dengan menurunkan beberapa penumpang yang membuat kegaduhan di Stasiun Karangantu. Setelah itu perjalanan KA kembali dilanjutkan,” ucapnya.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here