Ratusan monyet di Lopburi, Thailand yang turun ke jalan karena kelaparan (istimewa)

MATA INDONESIA, LOPBURI – Imbas dari penyebaran wabah virus corona (COVID-19) ternyata ikut dirasakan oleh hewan primata. Ratusan monyet yang berada di kawasan wisata Lopburi, Thailand pun ikut kelaparan karena sepi pengunjung. Biasanya mereka mendapat makanan dari para turis yang melancong ke sana.

Dilansir dari DailyMail Jumat 13 Maret 2020, hewan primata ini dilaporkan terbagi menjadi dua kelompok yakni, monyet-monyet yang tinggal di kota dan mereka yang berasal dari daerah kuil.

Suasana tiba-tiba mendadak pecah, ketika seekor monyet mencoba merebut pisang dari tangan lawannya. Keributan pun semakin membesar dan tak terbendung lagi. Ratusan monyet itu bahkan sempat menyambangi pemukiman warga untuk mencari makanan tambahan.

Menurut pengakuan salah seorang warga, fenomena langka ini terjadi akibat dampak dari penyebaran wabah virus corona. Hal ini turut berdampak pada menurunnya jumlah kunjungan wisatawan di negara tersebut.

“Mereka lebih mirip anjing liar daripada monyet. Mereka menjadi gila hanya karena satu potong makanan. Saya belum pernah melihat mereka seagresif ini,” ujarnya.

“Saya pikir monyet-monyet itu sangat lapar. Biasanya ada banyak turis di sini yang memberi makan mereka. Tetapi sekarang tidak banyak karena virus corona,” katanya lebih lanjut.

Seperti diketahui, kawasan Lopburi sendiri merupakan rumah bagi ribuan monyet liar yang kerap berkeliaran di jalanan dan pemukiman warga. Sebagian di antara mereka juga banyak menetap di dekat kuil kuno yang menjadi salah satu objek wisata di kawasan tersebut.

Sebelumnya, ratusan monyet di Songkhla, Thailand juga turut merasakan dampak dari penyebaran virus corona yang kian meresahkan. Tak tanggung-tanggung, jumlah kunjungan wisatawan di tempat ini merosot tajam hingga 44 persen.

Untuk menanggulangi permasalahan tersebut, sebagian warga mulai berinisiatif memberikan semangka dan tomat segar kepada monyet-monyet malang itu. Mereka berharap agar pemerintah Thailand segera melakukan tindakan yang cepat, sebelum kondisi semakin bertambah parah.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here