Ilustrasi ketupat (Foto: Istimewa)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Hari Raya Idulfitri 1441 H atau lebaran tinggal menghitung hari. Salah satu, tradisi lebaran di Indonesia ialah makan ketupat.

Yup, ketupat memnjadi santapan wajib saat lebaran yang disajikan bersama menu lainnya seperti opor ayam, rendang, sayur labu, atau sambal goreng ati.

Buat ibu-ibu yang ingin membuat ketupat sendiri, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar ketupat tidak lembek dan tidak pula cepat basi. Apa saja? Simak tips berikut ini:

Tips agar ketupat tidak lembek.

1. Perhatikan takaran beras

Isi beras sebanyak 3/4 atau 75% dari volume kulit ketupat. Kalau kurang dari takaran tersebut, kemungkinan ketupat akan lembek bisa sangat besar karena kelebihan air. Sedangkan kalau mengisi lebih atau sampai penuh, maka ketupat bisa masih berisi bulir beras karena tidak cukup menyerap air.

2. Jangan direbus terlalu lama

Merebus ketupat memang membutuhkan waktu yang lama. Tapi jangan terlalu lama juga karena bisa mengakibatkan ketupat bisa jadi terlalu lembek.

Biasanya kita membutuhkan waktu 5 jam sampai ketupat matang dengan sempurna. Usahakan gunakan timer atau pasang alarm agar proses perebusan tidak melebihi batas tersebut

3. Perhatikan jenis beras yang digunakan

Jenis beras yang digunakan juga harus diperhatikan lho! Jika Kamu memakai beras pulen, maka takarannya harus lebih banyak dari yang sudah disebut di atas. Soalnya beras pulen pasti teksturnya lebih cepat lembut daripada beras biasa.

4. Perhatikan panci yang digunakan

Siapa yang suka masak ketupat dengan panci presto? Menggunakan panci presto memang akan membuat ketupat jadi lebih cepat matang. Namun konsistensinya akan berbeda jauh dengan ketupat yang dimasak dengan kompor. Salah satunya adalah ketupat bisa jadi lebih lembek daripada biasanya.

BACA JUGA: Ternyata Begini Asal Usul Ketupat Jadi Hidangan Khas Lebaran

Selanjutnya, tips aga ketupat tidak cepat basi.

2, Gunakan daun kelapa muda

Penggunaan kulit ketupat yang digunakan pun harus diperjatikan. Pilih daun kelapa yang berwarna kuning muda kehijauan atau tampak segar. Ini berpengaruh hasil ketupat lebih bersih dan putih. Pastinya, ketupat akan lebih awet dan tahan lama ketika disimpan, ketimbang daun kelapa yang sudah tua.

2. Beri kapur sirih

Tambahkan sedikit air kapur sirih pada beras yang sudah dicuci. Air kapur sirih terbukti bisa membuat ketupat lebih awet dan tak cepat basi.

Proses ini harus dilakuka sebelum beras dimasukkan ke dalam selongsong ketupat sehingga hasil masak ketupat menjadi lebih kenyal. Agar rasanya lebih gurih, tambahkan sedikit garam pada beras.

3. Tambah air rebusan

Saat kamu melakukan proses memasak ketupat dan air rebusan ketupat pastinya akan berkurang karena atau asat. Oleh karena itu, tambahkan air, yang panas ya Dengan demikian, ketupat tetap bersih dan tidak terkesan kotor.

4. Simpan ketupat dalam kulkas

Kalau ketupat masih tersisa meski sudah disajikan ke keluarga, sisanya bisa dimasukkanke dalam lemari es atau kulkas agar tak cepat basi. Saat akan dihidangkan lagi, keluarkan ketupat dan biarkan beberapa lama sampai dinginnya berkurang.

Setelah itu, kukus ketupat selama kurang lebih 30 menit atau rebus dalam air mendidih sekitar 30 menit dan tiriskan. Rasa ketupat akan tetap kenyal dan legit dengan cara penyimpanan ini.

Selamat mencoba!

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here