Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

MATA INDONESIA, JAKARTA –¬†Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo buka suara soal rencana gugatan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jateng atas masalah kenaikan Upah Minimum Provinsi 2021.

Menurut Ganjar, rencana gugatan itu merupakan hak dari Apindo. Namun, ia mengingatkan, untuk lebih meningkatkan komunikasi antara pengusaha dan buruh atas kondisi masing-masing.

“Itu hak Apindo sih ya, tapi kalau melihat dari para buruh, kan kita belum selesai. Setelah ini masih ada UMK, justru yang kita butuhkan antara buruh dan pengusaha bisa buka-bukaan, transparan, apakah perusahaannya untung, atau rugi,” ujar Ganjar, Kamis 5 November 2020.

Ia menjelaskan, para buruh yang ditemuinya ternyata terbuka. Sehingga, Ganjar meminta perusahaan juga transparan atas kondisi saat ini.

“Kalau mereka perusahaannya untung maka kita fair, kita naikkan bersama. Kalau kemudian rugi silakan bicara dengan kami. Kalaulah kemudian perusahaan rugi mereka (buruh) juga bisa mengerti kok kondisinya,” kata Ganjar.

Dalam pertemuan antara Ganjar dan buruh, para buruh itu juga meminta pengawasan Dinas Tenaga Kerja. Terutama untuk menjembatani komunikasi antara pengusaha dan buruh yang terlihat belum terlalu bisa transparan.

“Maka dari itu, kami harapkan bantuan dari Apindo. Yuk ajak buruhnya untuk bisa mengerti kondisi perusahaan secara transparan. Sekali lagi secara transparan. Agar informasi itu sampai dan keputusan bisa diterima kedua belah pihak,” ujarnya.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here