Ilustrasi obat Covid-19
Ilustrasi obat Covid-19

MATA INDONESIA, NEW YORK – Berhasil menyembuhkan Presiden Donald Trump dari Covid19, Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan menyediakan satu juta dosis antibodi buatan Regeneron. Secara tidak langsung Trump telah menjadi kelinci percobaan obat itu.

Ternyata obat antibodi Regeneron adalah salah satu yang diberikan kepada Trump saat dia terinfeksi Covid19, minggu lalu, selain remdesivir dan dexamethasone.

Obat itu dikembangkan program Pemerintah AS untuk penanggulangan Covid19, Operation Warp Speed yang saat ini sudah mengamankan ratusan ribu dosis untuk diberikan kepada pasien terinfeksi Covid19.

Seperti dilansir Reuters, obat itu dikembangkan Regeneron Pharmaceutical dan Eli Lilly & Co, U.S.

“Akan ada satu juta dosis yang diamankan oleh pemerintah sampai akhir tahun ini, ujar dia,” kata Pejabat Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, Paul Mango, yang dikutip Sabtu 10 Oktober 2020.

Trump mendapatkan suntikan antibodi monoklonal buatan Regeneron minggu lalu. Saat diwawancarai oleh Rush Limbaug, Jumat, Trump memastikan obat tersebut akan mendapatkan izin pakai secepatnya.

Dia mengungkapkan tidak akan pulih seperti sekarang jika tidak mengonsumsi obat tersebut. Regeneron Pharmaceutical Inc and Eli Lilly & Co, U.S telah mengajukan izin penggunaan darurat ke Badan Pengawas Makanan dan Obat-Obatan AS (FDA).

Mango mengatakan pemerintah akan mengalokasikan obat-obatan Covid19 ke negara-negara bagian sesuai kebutuhan. Aturan pemberian itu juga berlaku untuk remdesivir, obat Covid19 buatan Gilead Sciences Inc.

Regeneron menyepakati penjualan obat COVID-19, yang disebut REGN-COV2, senilai 450 juta dolar AS (sekitar Rp 6,6 triliun) pada Juli 2020. Obat itu rencananya akan dialokasikan untuk kurang lebih 300.000 pasien.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here