Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kiri) menunjukkan buku fotografi Membangun Indonesia yang diselenggarakan Pewarta Foto Istana Kepresidenan tersebut menampilkan 67 karya dan berlangsung hingga 17 November mendatang di Atrium Neo Soho Mall, Jakarta. (BPMI/ Laily Rachev))

MATA INDONESIA, JAKARTA – Presiden Jokowi tidak habis pikir dengan pendukung Novel Baswedan yang gemar ribut-ribut, padahal kasus penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu sudah ditangani polisi.

“Sebelum ketemu ribut. Setelah ketemu ribut, berikan polisi kesempatan membuktikan bahwa itu benar-benar pelaku,” kata Presiden Jokowi di Semarang, Senin 30 Desember 2019.

Presiden menegaskan polisi pasti akan terus menyelidiki dan mengungkap kasus tersebut termasuk motif para pelaku.

Dia menyebut peristiwa atau kasus penyerangan tersebut terjadi dua tahun yang lalu, sehingga perlu upaya keras untuk mengusutnya.

Sekarang pelaku penyerangan terhatap Novel Baswedan sudah tertangkap, menurut Presiden hal tersebut harus dihargai. Apresiasi apa yang sudah dikerjakan Polri.

Presiden bahkan meminta masyarakat untuk mengawal penanganan kasus tersebut sehingga tidak ada lagi spekulasi-spekulasi negatif.

Apalagi saat ini baru pada proses awal penyidikan sehingga perlu terus dikawal supaya sesuai dengan harapan masyarakat.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here