Vape
Ilustrasi

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sungguh malang apa yang menimpa remaja bernama Kegan Houck asal Indiana, AS ini. Ia dikeluarkan dari sekolahnya, SMA Owen Valley, hanya karena mengalami keluhan sakit akibat menggunakan vape.

Awalnya, Houck merasa mual setelah memakai alat vape milik temannya. Ia kemudian ke klinik, namun dirujuk ke rumah sakit karena kadar oksigennya turun dari 90 persen normal menjadi 70 persen saja.

Houck akhirnya didiagnosis menderita gangguan paru, yaitu pneumonitis. Penyakitnya diduga muncul usai menggunakan vape.

Pihak sekolah secara sepihak menuduh Houck menaruh zat psikoaktif  THC yang serupa dengan ganja pada vapenya. Namun, Houck membantah tudingan tersebut.

Ibu Houck, Shannon Houck, mengakui kesalahan anaknya. Akan tetapi, putusan sekolah yang mengeluarkan anaknya dirasakan tak tepat karena malah menimbulkan preseden buruk.

“Saya tahu anak saya salah, tapi mengeluarkan anak saya benar-benar mimpi buruk,” kata Shannon Houck, seperti dikutip dari Fox News, Selasa 5 November 2019.

Hingga saat ini, pihak sekolah belum memberi tanggapan apapun atas kasus ini.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here