Negara tujuan ekspor udang Indonesia adalah Amerika Serikat. (Foto: Ist)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Direktur Utama PT Panca Mitra Multiperdana (PMMP) Tbk, Martinus Soesilo optimistis ekspor makanan beku udang tahun 2021 mencapai target.

Adapun target PMMP tahun ini adalah meningkatkan volume penjualan sebesar 11 persen menjadi 20 ribu ton dan peningkatan penjualan sebesar 11 persen menjadi 190 juta dolar AS atau sekitar 2,66 triliun rupiah pada 2021.

Sementara kontrak jual PMMP tahun 2021 mencapai angka 90 juta dolas AS atau sekitar 1,26 triliun rupiah hingga Februari dari konsumen, terutama dari Amerika Serikat dan Jepang.

“Kami menargetkan penjualan dapat mencapai sekitar 190 juta dolar AS dan capaian laba bersih mencapai sekitar 12 juta dolar AS tahun 2021,” kata Martinus, Senin, 1 Maret 2021.

Martinus mengungkapkan penjualan perseroan juga bareng dengan menciptakan produk-produk baru, salah satunya adalah Garlic Butter Marinated Shrimp. Produk udang olahan siap masak ini telah mulai ekspor pada Februari 2021.

Sekarang ini PMMP mampu mencapai target yang sebelumnya, yakni dengan menerapkan strategi bisnis yang tepat serta dukungan kinerja operasional yang baik.

“Selain itu, hal ini disebabkan pasar kita mayoritas adalah ritel, di mana selama pandemi covid-19 retailer menjadi salah satu industry yang diuntungkan, terutama di Amerika Serikat yang menyerap produk yang kita produksi dan dijual baik secara online dan offline. Mayoritas konsumen lebih memilih untuk berbelanja di supermarket dan retailer lalu memasak sendiri produknya, dibandingkan mereka harus pergi ke restoran,” tuntas Martinus.

Ekspor Udang

Sekretaris Perusahaan PMMP Christian Jonathan Sutanto mengatakan, faktor meningkatnya permintaan ekspor udang Tanah Air ke Negeri Paman Sam juga merupakan peluang emas untuk meningkatkan ekspornya, terutama ke AS

“Tahun 2020, volume ekspor udang dari Indonesia ke Amerika Serikat meningkat sebesar kurang lebih 20 persen, Indonesia adalah negara eksportir kedua terbesar di Amerika Serikat. Hal ini sejalan dengan bisnis kami, tahun lalu kami mencatatkan ekspor sekitar 14,500 ton ke Amerika Serikat atau naik sekitar 23 persen dari penjualan tahun 2019 sebesar 11,800 ton,” tutur Christian.

Sementara Direktur Keuangan PMMP, Alin Rostandi mengungkapkan PMMP hingga periode Desember 2020 mampu mencapai target dengan kenaikan angka penjualan sebesar 20 persen (year on year).

Target Penjualan PMMP mencapai angka 170 juta dolar AS pada periode yang sama atau naik sebesar 27 juta dolar AS atau 19 persen dari penjualan Desember di tahun sebelumnya yang mencatatkan angka sebesar 142,7 juta dolar AS.

“Saat ini, kami masih dalam proses audit untuk buku Desember 2020, saya perkirakan bulan Maret sudah selesai dan dapat kami publish,” kata Alin.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here