(Foto: Ist)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya mengembangkan usaha pengolahan kopi.

Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA mengatakan, UKM merupakan salah satu penopang sektor ekonomi regional dan nasional. Safrizal pun menyarankan agar pelaku UKM senantiasa kreatif dan terus berinovasi sesuai dengan perkembangan jaman.

“Salah satu sektor yang kini juga berkembang cukup baik adalah industri pengolahan kopi, terutama kopi khas dari berbagai daerah,” ucap Safrizal, Kamis, 8 April 2021.

Safrizal menuturkan bahwa sektor UKM adalah sektor yang tangguh dalam menghadapi krisis akibat pandemi panjang virus corona. Karena itu, memperkuat sektor UKM sama artinya dengan memperkuat perekonomian suatu daerah.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalimantan Selatan, Gustafa Yandi mengungkapkan, saat ini terdapat 500 ribu UKM yang tersebar di daerah yang memiliki luas 38.744,23 Km2 tersebut. Meski diterjang pandemi COVID-19, namun UKM di Kalimantan Selatan tetap mampu bertahan.

“Meski dilanda pandemi dan banjir, UMKM kita dikenal dengan ketangguhannya. Mereka memiliki motivasi yang kuat dan tetap semangat meneruskan usahanya,” katanya.

Provinsi Kalimantan Selatan terkenal dengan kopi khasnya. Salah satu wilayah yang menjadi sentra produksi kopi di Kalimantan Selatan adalah Tiwingan Baru yang berada di Kabupaten Banjar. Di Desa Tiwingan Baru ada sekitar 40 ribu batang bibit tanaman kopi yang nantinya akan ditanam untuk peremajaan tanaman kopi di wilayah tersebut.

 

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here