Helikopter berjenis EC-725 AP Caracal yang jadi heli angkut kepresidenan
Helikopter berjenis EC-725 AP Caracal yang jadi heli angkut kepresidenan (foto istimewa)

MATA INDONESIA, JAKARTA-TNI AU memperkenalkan Helikopter berjenis EC-725 AP/Caracal untuk kegiatan kepresidenan. Heli angkut itu akan menggantikan peran sementara Helikopter Super Puma yang selama ini digunakan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan helikopter tersebut untuk sementara akan menggantikan helikopter Super Puma TNI AU yang biasanya digunakan Jokowi kala blusukan ke daerah-daerah. Pasalnya, helikopter Super Puma akan masuk masa perawatan.

“Sebentar lagi heli kepresidenan akan masuk perawatan sehingga kita harus mencarikan heli alternatif untuk dukungan VVIP sehingga saya display, saya laporkan ke beliau terkait dengan keamanan dan kenyamanan,” katanya.

Dan beliau (Jokowi, red) menyampaikan bahwa untuk interiornya seperti ini saja seandainya digunakan oleh Presiden. Jadi hanya untuk alternatif apabila heli utama itu masuk perawatan,” kata Panglima TNI.

Helikopter Caracal merupakan helikopter angkut sedang serbaguna buatan Airbus Helicopters Prancis. Helikopter tersebut memiliki panjang 19,5 meter dan mampu memuat 2.200 kilogram beban barang atau 28 pasukan bersenjata lengkap.

Helikopter yang bisa diawaki hingga 6 orang tersebut memiliki kecepatan naik 1.670 kaki/menit dengan kecepatan maksimum 175 knots atau setara 324 km/jam dan kecepatan jelajah 152 knots atau 281,5 km/jam.

Helikopter Caracal mampu terbang dengan ketinggian 25.000 kaki dengan jarak jelajah maksimum 526 nautical mile.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here