Kamar pasien di Rumah Sakit Huoshenshan. (Foto: China Daily)

MATA INDONESIA, TANGERANG-Pemerintahan Kota (Pemkot) Tangerang menambah ketersediaan tempat tidur di rumah sakit dan Rumah Isolasi Terpadu (RIT) untuk perawatan pasien Covid-19.

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menegaskan bahwa wilayahnya menyediakan 50 persen dari total tempat tidur rumah sakit untuk pasien Covid-19. Artinya ada 1.400 sampai 1.500 tempat tidur yang dialihkan untuk pasien Covid-19.

“Kita menyediakan 50 persennya untuk pasien Covid-19, terakhir itu ada 1.404 tempat tidur. Akan ditambah lagi, kita lihat situasi ke depannya. Mudah-mudahan membaik, jadi tidak perlu ada penambahan tempat tidur di rumah sakit,” kata Arief, Minggu 7 Februari 2021.

Hal ini berarti angka Bed Occupancy Rate atau BOR di Kota Tangerang berada pada angka 75 persen atau bila diangkakan, tersedia sekitar 350 tempat tidur di rumah sakit untuk pasien Covid-19.

“Angka ini sudah turun dari minggu lalu yang mencapai 80 sampai 90 persen. Tapi ini belum cukup rendah,” kata Arief.

Sementara itu jumlah tempat tidur di RIT untuk pasien Covid-19 bergejala  ringan, juga dalam ketersediaan cukup baik. Tercatat dari 404 kapasitas tempat tidur RIT, tersedia 109 tempat tidur yang kosong.

Kondisi ini tidak lepas dari dibukanya RIT baru di Puskesmas Sudimara Pinang dengan ketersediaan 52 tempat tidur. Lalu sebelumnya yang masih beroperasi adalah 5 puskesmas, 1 unit hotel, 1 rumah penampungan sosial dan RSUD Kota Tangerang.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here