bangunan di Indonesia yang ramah lingkungan
bangunan di Indonesia yang ramah lingkungan

MATA INDONESIA, JAKARTA-Hari ini, Senin 10 Agustus 2020, Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono, menetapkan sebagai Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN).

Hari Konservasi Alam Nasional merupakan hari peringatan yang memiliki tujuan untuk mengampanyekan pentingnya konservasi alam bagi kesejahteraan masyarakat. HKAN juga memiliki tujuan untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menyelamatkan ekosistem alam.

Berbicara mengenai lingkungan hidup di Indonesia, memang banyak yang perlu dibenahi, baik itu laut, udara dan daratan, terutama keberadaan tanaman di tanah air yang sudah mulai tergantikan dengan keberadaan gedung-gedung bertingkat.

Namun, tidak semua keberadaan gedung itu menjadi masalah, pasalnya saat ini, banyak dari mereka yang menciptakan kantor ramah lingkungan (eco-office). Seperti yang dilakukan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berupaya mendorong semua aktivitas kerja, tidak hanya berorientasi pada kinerja, tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan hidup, kesehatan, dan kenyamanan lingkungan kerja, melalui perubahan perilaku keseharian seluruh pegawai.

Penerapan kantor ramah lingkungan di lingkungan Kemenkeu dilaksanakan melalui, Pengurangan sampah plastik dan kertas, Penghematan energi listrik, Pengehematan penggunaan air, Kebersihan/ kenyamanan ruang kerja dan pengelolaan sampah.

Tak hanya itu, ternyata di Indonesia ada tujuh perusahaan yang juga menerapkan hal serupa yakni ramah lingkungan bagi karyawannya. Berikut ulasannya:

  1. Sequis Center

Sequis Center dinobatkan sebagai gedung ramah lingkungan dengan menyabet predikat bersertifikat Gold Greenship Existing Building 1.0 dari  Green Building Council Indonesia (GBCI). Sebagai bukti dari pengelolaan gedung yang mampu menghemat energi listrik hingga 28,12 persen dari lantai paling dasar. Selain untuk penggunaan air, Sequis Center mampu menghemat hingga 28, 26 persen.

Hal tersebut adalah hasil dari penerapan program untuk menjaga kesimbangan ekosistem lingkungan jangka panjang yang disebut Farpoint. Untuk skala gedung pencakar langit di Indonesia, angka tersebut terbilang besar dan membanggakan.

  1. Menara BCA

Menara BCA tidak hanya mendapat sanjungan sebagai gedung tertinggi di Indonesia, tetapi juga menjadi gedung ramah lingkungan terbaik yang mendapat sertifikasi Greenship EB Platinum oleh Green Building Council Indonesia (GBCI). Gedung ini juga memiliki arsitektur yang khas yaitu dengan kaca berwarna biru ini sangat memperhatikan kelestarian alam.

Ketinggian gedung ramah lingkungan ini mencapai 230 meter dan menerapkan sistem pengelolaan hemat energi yang menakjubkan mulai dari sirkulasi udara, pemanfaatan air tanah yang stabil, material bangunan dan hemat listrik.

  1. Kementerian Pekerjaan Umum

Lingkup Pemerintahan Indonesia juga tak kalah saing dari pihak swasta dalam menerapakan konsep gedung ramah lingkungan. Salah satunya ialah Pementerian Pekerjaan Umum (PU). Penghargaan diraih Kementerian PU dengan sertifikat Greenship berlevel Platinum pada tahun 2013.

Gedung ramah lingkungan ini mampu menerapkan penghematan energi hingga mencapai 60 persen paling tinggi dari semua green building yang ada di Indonesia. Dengan penggunaan energi tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum hanya membayar tagihan listrik sebesar 40 persen pula. Keunikan lainnya ialah pemanfaatan air hujan yang didaur ulang dan manajemen gedung yang sangat terencana dalam menjaga keamanan iklim global.

  1. Pacific Place

Gedung ramah lingkungan satu ini merupakan pusat perbelanjaan terbaik di Jakarta. Tahun 2014, Pacific Place dinobatkan sebagai pusat perbelanjaan pertama yang meraih Greenship EB Platinum oleh Green Building Council Indonesia (GBCI). Program yang tercermin dari recycle, reschedule, readjust, dan replacing untuk menciptakan kesimbangan ekosistem lingkungan.

Bukti kekal gedung ramah lingkungan ini berasal dari penerapan reschedule penggunaan listrik dengan mengulur waktu selama 10 menit dari jadwal bisa dalam segi penyalakan lampu. Selain itu controling dari penggunaan AC dengan menurukan satu derajat dari biasanya dan memanfaat sumber daya air tanah dengan sistem daur ulang.

  1. Sampoerna Strategic Square

Sampoerna Strategic Square yang berdiri sejak 1996 dengan bangunan Twin Tower ini telah menjadi ikon kota Jakarta. Desain gedung yang menawan dari tampilan arsitektur a la klasik Eropa sukses memanjakan mata bagi setiap masyarakat yang melintas.

Di samping itu, ternyata gedung ini juga menerapkan sistem gedung ramah lingkungan yang terbukti dari penghematan air mencapai 42 persen. Bahkan gedung ini begitu memaksimalkan manajemen lingkungan untuk memperhatikan penggunaan energi dengan efisiensi.

Selain itu manajemen lingkungan dari Sampoerna Strategic Square diketahui mampu menerapkan daur ulang sampah, sirkulasi udara bersih, membentuk green team yang khusus memperhatikan perkembangan lingkungan. Hal tersebut dilakukan untuk kenyamanan pekerja dan hubungan bisnis karena bersifat multinational company.

  1. L’oreal Indonesia Office

Kantor L’oreal Indonesia menjadi gedung ramah lingkungan dari ruang lingkup perusahaan retail pertama yang meraih Greenship Interior Space di tahun 2014 silam. Padahal tahun 2012 sebelumnya pabrik L’oreal Indonesia yang berlokasi di Cikarang juga berpredikat sebagai pabrik pertama yang menyabet penghargaan sertifikasi Leadership in Energy & Environmental Design (LEED).

Penghargaan tersebut diraih karena L’oreal Indonesia berhasil menerapkan Farpoint yang baik untuk menjawab permasalahan lingkungan saat ini, bahkan efek dari menerapkan program farpoint berhasil membuat stabilitas lingkungan yang baik di area operasi perusahaan terutama pabrik. Pemanfaatan daur ulang air tanah dan daur ulang limbah adalah bentuk nyata dari keseriusan L’oreal Indonesia untuk menjaga lingkungan tetap asri.

  1. Wisma Subiyanto

Gedung yang digarap oleh PT PP Persero (Pembangunan Perumahan) menggunakan konsep hijau atau green building sebagai bentuk dari perhatian untuk menjaga ekosistem lingkungan di masa depan.

Bahkan Wisma Subiyanto telah mendapat anugerah berupa sertifikasi Greenship Silver dalam kategori New Building atau Bangunan Baru di tahun 2015. Meskipun terbilang gedung baru namun pencapaian tersebut adalah bukti untuk masa depan lingkungan di Indonesia yang lebih baik.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here