Ilustrasi vaksin Covid-19

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Presiden Iran, Hassan Rouhani mengatakan bahwa Teheran akan mulai melakukan vaksinasi virus corona pada beberapa pekan ke depan. Diketahui, Iran merupakan negara dengan dampak terparah di kawasan Timur Tengah.

“Vaksin asing diperlukan sampai vaksin lokal tersedia,” kata Rouhani dalam sambutannya yang disiarkan televisi, tanpa memberikan rincian vaksin asing apa yang akan digunakan, melansir Reuters.

Meski menjadi negara terparah di kawasan Timur Tengah, angka kematian akibat infeksi virus corona di Iran turun ke level terendah. Para pejabat setempat bahkan mengumumkan bahwa tidak adalagi zona merah beresiko tinggi di Iran.

Awal bulan ini, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei melarang pemerintah mengimpor vaksin virus corona dari Amerika Serikat dan Inggris, yang menurutnya justru berusaha menyebarkan infeksi ke negara lain.

Rouhani sendiri, sesuai dengan perintah Khamenei, mengatakan bahwa pemerintahnya akan membeli “vaksin virus corona asing yang aman.”

“Ada pergerakan yang baik di bidang vaksin lokal dan asing,” kata Rouhani, menambahkan bahwa tiga vaksin dalam negeri – Barekat, Pasteur, dan Razi, beberapa di antaranya telah dikembangkan dengan kerjasama luar negeri – dapat dimulai pada musim semi dan musim panas.

Iran juga berpartisipasi dalam skema COVAX. Sebagai catatan, COVAX merupakan skema pengembangan vaksinasi virus corona yang digalang oleh PBB untuk diberikan kepada 92 negara miskin.

Negara ini telah mencatat hampir 1,37 juta kasus dengan 57.300 kematian, menurut data pemerintah, tetapi telah terjadi penurunan infeksi baru dalam beberapa pekan terakhir. Angka kematian turun menjadi 69 dalam 24 jam hingga Sabtu (24/1), kata kementerian kesehatan, terendah sejak 5 Juni 2020.

“Kami beruntung dapat mengumumkan bahwa hari ini kami tidak memiliki ‘kota merah’ di seluruh negeri,” Alireza Raisi, juru bicara satuan tugas virus korona nasional, mengatakan kepada TV pemerintah.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here