MATA INDONESIA, SASSUOLO – Juventus gagal meraih kemenangan dalam tiga laga beruntun. Apa yang salah dengan penguasa Serie A dalam delapan musim terakhir?

Juventus gagal meraih kemenangan saat menghadapi Sassuolo, Kamis 16 Juli 2020 dini hari WIB di Stadio Mapei. Bianconeri ditahan imbang dengan skor 3-3.

Tiga gol Juventus dicetak Danilo, Gonzalo Higuain, dan Alex Sandro. Sementara itu, tiga gol tuan rumah dicetak Filip Djuricic, Domenico Berardi, dan Francesco Caputo.

Ini merupakan ketiga kalinya secara beruntun Juventus meraih kemenangan. Di dua laga sebelumnya, Cristiano Ronaldo dkk. dikalahkan AC Milan 2-4 dan diimbangi Atalanta 2-2.

Jika Inter Milan bisa meraih kemenangan atas Genoa dini hari WIB nanti, maka Juventus hanya unggul enam poin dari tim asuhan Antonio Conte tersebut. Dengan menyisakan lima laga lagi, bukan tak mungkin gelar Scudetto melayang dari genggaman.

“Belakangan ini kami selalu kesulitan ketika menghadapi tim yang performanya sedang bagus termasuk Sassuolo, karena mereka mencatatkan empat kemenangan beruntun sebelumnya. Jika tetap seperti ini, mereka bisa menjadi seperti Atalanta di masa depan,” ungkap pelatih Juventus, Maurizio Sarri, dikutip dari Football Italia, Kamis 16 Juli 2020.

“Jika kami bisa memecahkan masalah konsistensi selama pertandingan, kami berada di jalur yang tepat. Semua tim saat ini bisa sangat berbahaya jika Anda memberikan mereka ruang di sepertiga akhir lapangan,” katanya.

“Kami kesulitan karena mereka menggunakan trequartista di lini tengah dan kami banyak kehilangan bola. Kami harus lebih baik dalam mempertahankan bola, karena terkadang ada masanya ketika mengoper bola bisa membantu Anda menguasai tempo dan membuat lawan tetap di garis pertahanannya,” tutup Sarri.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here