Omnibus Law Bikin Pajak Perusahaan di Pasar Modal Indonesia Lebih Rendah
Bursa Efek Indonesia (Foto: MINEWS/Laila)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Setelah mengalami pelemahan lebih dari 5 persen, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat 11.82 poin ke level 4.905.57 pada penutupan bursa pekan lalu, Jumat 13 Maret 2020.

Adalah indeks sektor infrastruktur (+1.41 persen) dan Keuangan (+1.10 persen) menopang penguatan IHSG kali ini setelah rentetan rencana pembelian kembali saham oleh beberapa emiten. Seperti Bank BRI yang berencana menyediakan Rp 3 triliun untuk melakukan buyback saham.

“Aksi korporasi ini yang dilakukan emiten mampu membuat optimisme investor disesi kedua dengan harapan emiten melakukan buyback setelah mereka memiliki sahamnya lebih dahulu,” kata Lanjar Nafi, Equity Technical Analyst Reliance Sekuritas Indonesia di Jakarta, Minggu 15 Maret 2020.

Menurut dia, kebijakan pemerintah maupun regulator untuk membatasi kerugian investor dinilai cukup positif di akhir pekan lalu. BEI menaikkan batas autorejections bawah menjadi 7 persen yang semula dinaikan menjadi 10 persen.

Meskipun demikian, yang optimis hanya investor domestik di mana inverstor asing tercatat kembali melakukan aksi jual sebesar Rp 581.21 miliar mengiringi pelemahan nilai tukar rupiah yang menyentuh 1.76 persen ke level Rp 14.777.50 per dolar AS.

Sementara investor masih khawatir bahwa paket fiskal dan moneter darurat tidak akan cukup untuk mencegah perlambatan global ditengah pandemi coronavirus, meskipun indeks ekuitas berjangka AS terlah bergerak rebound.

Lanjar pun memprediksi selanjutnya di awal pekan dibuka oleh pertemuan grup Eropa, data penjualan ritel dan produk industri di Tiongkok dan dari dalam negeri akan rilis data neraca perdagangan beserta komposisi eksport dan import Indonesia.

Investor pun masih terus memantu pergerakan indeks future untuk mendapatkan signal positif dari pergerakan ekuitas.

Sementara untuk IHSG, kata dia, secara teknikal membentuk pola long leg doji yang telah sempat menyentuh level FR261.8 persen ke level 4600an. Indikator Stochastic terlihat menyempit yang telah berada diarea oversold dengan indikator RSI yang bergerak rendah dengan kecenderungan mulai menjenuh.

“Potensi kembali bergerak positif terbuka setelah adanya pergerakan rebound dan berhasil ditutup pada zona positif dengan rentang 4770-5110 pada perdagangan Senin 16 Maret 2020,” ujarnya.

Adapun saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya ADHI, ADRO, AKRA, BBNI, JSMR, KLBF, PTPP, SMRA.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here