Menkes Terawan
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (Foto: Istimewa)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Siapa bilang Indonesia tidak mampu menghadapi virus corona yang mewabah dari Cina? Sebuah survei soal kesiapan sebuah negara dalam menghadapi wabah 2019 Global Health Security yang disusun The Economist Intelligence Unit (EIU) justru menggolongkan Indonesia sebagai negara yang memiliki kesiapan dan kesigapan.

Hasil survei itu menunjukkan Indonesia memiliki skor 56,6 atau hanya lebih rendah dua point dari Singapura memiliki skor 58. Singapura berada di rangking 24, sedangkan Indonesia 30 dari 195 negara yang disurvei.

Skor itu mengadopsi skala 0 – 100 dengan makna 100 paling tahan dan 0 paling rentan terhadap wabah seperti corona.

GHS adalah indeks yang mengukur kesiapan 195 negara di dunia dalam menghadapi ancaman biologi baik yang bersifat alami maupun rekayasa, yang dikaitkan dengan ketahanan internasional, jejaring global, dan kesiapan pendanaan.

EIU menyusun riset ini bersama Nuclear Threat Initiative (NTI) dan Johns Hopkins Center for Health Security (JHU). Untuk mengukur indeks itu mereka menggunakan enam kategori yaitu pencegahan, deteksi dan pelaporan, reaksi cepat, sistem kesehatan, kesesuaian dengan aturan internasional, dan risiko lingkungan.

Jika dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara, posisi Indonesia tersebut merupakan yang terkuat keempat. Indonesia hanya kalah dari Singapura (peringkat ke-24 di dunia), Malaysia (peringkat 18), dan Thailand (6).

Posisi itu juga masih lebih baik dari rata-rata dunia di posisi 40,2 (dari skala skor 0-100). Dalam kesimpulan riset tersebut, Indonesia masuk dalam kategori negara yang ‘lebih siap’ menghadapi risiko penyebaran wabah virus berbahaya di tingkat global, atau berada di rata-rata di kawasan.

Sementara Thailand dinilai sebagai negara paling siap di ASEAN sedangkan Brunei Darussalam dan Timor Leste paling kurang siap.

Namun dari 6 kategori yang disurvei, Indonesia dinilai unggul dalam dua hal: deteksi dan kesesuaian standard penanganan dengan aturan global.

Pada kenyataannya Singapura dan Thailand yang dinilai lebih siap dari Indonesia lebih dahulu menemukan kasus virus corona di wilayahnya. Sementara Indonesia hingga kini belum ditemukan.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here