MATAINDONESIA, WUHAN – Sudah sejak Kamis 23 Januari 2020, Pemerintah Cina menutup Kota Wuhan di Provinsi Hubei untuk mencegah penyebaran Virus Corona.

Kebijakan itu turut menjebak para wisatawan asing maupun warga negara asing yang sedang berada di Wuhan. Berdasarkan catatan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Cina, terdapat 93 WNI di kota itu yang hampir seluruhnya merupakan mahasiswa. Jumlah tersebut belum termasuk warga Indonesia yang kebetulan sedang mengunjungi Wuhan ketika lockdown dimulai. Mereka semua terjebak.

Kemeriahan Hari Raya Imlek yang sebenarnya merupakan hari raya di Cina juga meredup. Pemudik tak bisa masuk ke dalam Wuhan untuk bertemu keluarga, pernak-pernik Imlek sepi terlihat, dan tidak ada perayaan di sejumlah pertokoan dan mall-mall.

Pemerintah China mulai melakukan kebijakan lockdown pada 23 Januari kemarin. Kota Wuhan memiliki penduduk 11 juta jiwa dan salah satu kota paling ramai di Cina. Pemerintah Cina mengantisipasi penyebaran virus ini dengan membagikan masker, thermometer, dan pembersih tangan.

Komite Kesehatan Nasional mengatakan, setidaknya 444 kasus baru telah ditemukan, sehingga meningkatkan jumlah menjadi 1.287 kasus. Penyakit akibat virus corona itu telah menyebar ke 30 provinsi dan daerah otonom di China.

Situasi kota Wuhan kini lengang sejak kebijakan isolasi itu. Kota ini mirip seperti Kota Zombie di film-film.

Berikut penampakannya.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here