(Foto: Taiwan Today)

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Amerika Serikat (AS) mendukung Taiwan dan akan selalu demikian. Hal ini ditegaskan Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kelly Craft setelah panggilan telepon dengan Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen.

Kunjugan Craft ke Taipei pekan ini dibatalkan oleh Departemen Luar Negeri AS sebagai bagian dari larangan perjalanan menjelang transisi ke pemerintahan Presiden AS terpilih, Joe Biden.

“Kami membahas banyak hal. Bagaimana cara Taiwan menjadi model bagi dunia, seperti yang ditunjukkan oleh keberhasilannya dalam memerangi COVID-19 dan semua yang ditawarkan Taiwan di bidang kesehatan, teknologi, dan sains mutakhir,” kata Kelly Craft, melansir Reuters, Kamis, 14 Januari 2021.

“Sayangnya, Taiwan tidak dapat membagikan keberhasilan tersebut di tempat-tempat seperti di PBB, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia, sebagai akibat dari hambatan yang diberikan Cina,” sambungnya.

Craft juga mengungkapkan dalam sambungan telepon, ia menjelaskan kepada Presiden Tsai bahwa AS berdiri bersama Taiwan dan akan selalu begitu, sebagai teman dan mitra, serta berdiri bahu-membahu sebagai pilar demokrasi.

Kantor Kepresidenan Taiwan mengungkapkan bahwa Presiden Tsai tidak hanya menghubungi Craft, tetapi juga menghubungi Wakil Asisten Menteri Luar Negeri AS urusan Asia Timur dan Pasifik, David Feith.

Cina sendiri berulang kali marah karena romantisme hubungan Taiwan dan Amerika. Kementerian Luar Negeri Cina bahkan secara tegas menentang segala bentuk hubungan kedua negara, khususnya dalam bidang militer.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here