Irmansyah Harahap, pemilik sekaligus chef Warung Anisah di Belanda. (Foto: ist)

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Tantangan terbesar ketika berada di luar negeri adalah kerinduan, baik rindu orang tersayang, maupun kampung halaman. Sebab luar negeri tak melulu indah seperti yang dibayangkan.

Makanan, menjadi pengobat kala rindu tak mampu ditunaikan. Bukan rahasia bila kuliner Indonesia yang kaya akan cita rasa menjadi salah satu makanan terlezat di dunia dengan perpaduan bumbu dan rempah-rempah yang begitu lengkap.

Warung Anisah menjadi solusi bagi Anda warga Indonesia yang berdomisili di Belanda dan sedang berjuang menahan kerinduan. Atau bagi Anda yang kebetulan sedang dan berniat pelesir ke Belanda, wajib rasanya untuk mampir ke Warung Anisah.

Kepada Mata Indonesia, pemilik Warung Anisah, Irmansyah Harahap menuturkan awal mula berdirinya restoran yang kini sudah memiliki tiga cabang di Negeri Kincir Angin. Kesibukan sebagai staf medis membuat Irmansyah dan sang istri banting stir, terlebih saat itu mereka telah dikaruniai dua orang anak.

“Awal mula kami ke Belanda adalah sebagai perawat yang dikirim melalui Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Bekerja sebagai perawat sangat menyenangkan, tapi kemudian kami berpikir repot juga kalau harus bekerja di rumah sakit dan harus mengurus dua anak,” kata Irmansyah Harahap melalui sambungan telepon.

“Sebelum mendirikan Warung Anisah, kami mengikuti even besar, pasar malam di Den Haag tahun 2013. Tidak ada disangka ada uji makanan, dan kami menang. Kami pun berinisiatif untuk mendirikan restoran dan mulai mencari lokasi,” sambungnya.

Disajikan dengan penuh cinta, masakan yang ditawarkan Warung Anisah sangat autentik Indonesia. Rendang dan Sate menjadi dua menu andalan yang ditawarkan. Tak hanya itu, sederet menu lain yang tak kalah enak lagi nikmat siap memanjakan lidah Anda.

“Menu andalan di Warung Anisah adalah Rendang dan Sate. Tetapi ada juga menu lainnya, seperti Iga Daging, Telur Bumbu Kuning, Tumis Buncis, Urap, dan masih banyak lagi,” lanjut Irmansyah yang sudah berada di Belanda sejak 2002.

Bukan semata keuntungan yang dicari Irmansyah dan sang istri, melainkan misinya melestarikan budaya dan keragaman kuliner Indonesia di Belanda.

Komitmen Warung Anisah untuk melestarikan budaya dan kuliner nusantara dipertahankan dengan adanya menu paket nasi kuning komplet, juga opor ayam yang menjadi favorit para pengunjung. Deretan menu nikmat yang mampu mengobati kerinduan akan kampung halaman.

“Respons masyarakat Belanda terhadap kuliner Indonesia sangat bagus. Umumnya, mereka lebih menyukai tema prasmanan. Dan In syaa Allah menu yang Warung Anisah tawarkan halal,” sambung Irmansyah.

Warung Anisah juga menawarkan harga yang bersahabat, cukup dengan 12 Euro, Anda sudah dapat menikmati menu lengkap khas Indonesia di restoran yang buka dari jam 10 pagi hingga 8 malam ini. Untuk lokasi, Anda dapat menemukan Warung Anisah di kota Utrecht, Bussum, dan Breukelen.

Anisah (kiri) ketika menjuarai ajang E Factor 2017 Eemnes Holland. (Foto: ist)

Menariknya, putri pertamanya yang bernama Anisah Harahap berhasil menjuarai E Factor 2017 Eemnes Holland, yakni suatu ajang pencarian idola di bidang tarik suara. Salah satu lagu yang ia bawakan adalah Like I’m Gonna Lose You, milik Megan Trainor.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here