sang pemain drum, John Bonham menjadi alasan kenapa Led Zeppelin dibubarkan
sang pemain drum, John Bonham menjadi alasan kenapa Led Zeppelin dibubarkan

MATA INDONESIA, JAKARTA– Tahun 1980 dan mungkin beberapa tahun sesudahnya, menjadi masa terkelam grup musik asal Inggris, Led Zeppelin. Hal itu terjadi, usai mereka kehilangan sosok pemain drum yang luar biasa, John Bonham, yang saat itu baru menginjak usia 32 tahun.

Kepergian Bonham membuat ketiga anggota Led Zeppelin yang lain memutuskan untuk membubarkan grup mereka. Pembubaran Led Zeppelin, menyisakan tiga musisi legendarisnya yakni Robert Plant, Jimmy Page, dan John Paul Jones. Keputusan ini disampaikan sekitar dua bulan kemudian melalui siaran pers singkat.

Dalam siaran itu, tidak dikatakan bahwa mereka selesai sebagai musisi dan tidak ada kemungkinan mereka tampil bersama lagi. Namun, jelas dikatakan bahwa tidak akan ada ‘Led Zeppelin’ di masa depan. Pernyataan itu rupanya, seperti dikutip Grunge, tidak mengejutkan banyak penggemar karena Bonham memang tidak tergantikan.

Sejak media memberitakan pembubaran Led Zeppelin, rumor tentang tur reuni bermunculan setiap tahun. Sayangnya, hal itu tidak pernah terjadi selama beberapa tahun.

Para anggota Led Zeppelin kemudian mulai mengukir karier solo. Pada tahun 1982, Robert Plant merilis rekaman solo pertamanya. Dalam salah satu wawancara usai debut solo nya itu.

Plant menjawab pertanyaan yang dinanti-nanti para penggemar mengenai kemungkinan membentuk formasi grup baru dan dia menegaskan bahwa mereka tidak punya tujuan untuk mempertahankan Led Zeppelin jika salah seorang dalam grup tidak ada. “Tidak ada yang bisa mengambil alih pekerjaan John,” katanya.

Jawaban itu menjadi alasan yang jelas mengapa Led Zeppelin tidak pernah bisa bersatu kembali: tidak ada yang bisa menggantikan Bonham.

Sementara itu, berbagai upaya untuk menciptakan ‘keajaiban’ gagal. Seperti dilansir Cheat Sheet, reuni pertama mereka di Live Aid pada 1985 memiliki hasil yang tidak memuaskan. Saat itu, Phil Collins menjadi panggebuk drum.

Pada tahun 1988, untuk pesta ulang tahun Atlantic Records, Led Zeppelin kembali reuni dengan memboyong putra Bonham, Jason, sebagai pemain drum. Namun, hasil yang sama tetap didapatkan.

Bahkan, ketika mereka bertemu lagi pada 2007 di mana Bonham bermain drum untuk Led Zeppelin di O2 Arena, London, tidak berhasil menjadi awal mula bersatunya kembali grup musik tersebut.

Hal ini kemudian ditegaskan Plant dalam wawancara bersama The Daily Telegraph pada Oktober 2017 yang mengungkapkan bahwa Led Zeppelin tidak akan pernah tampil kembali. Salah satu alasannya adalah Plant ingin tetap melangkah ke depan.

Sepanjang karier solonya, dia telah merilis 11 album. Plant kerap membawakan lagu-lagu Led Zeppelin di panggung konsernya.

Semakin mencoba untuk mempersatukan kembali Led Zeppelin seolah semakin jauh dari keinginan yang didapat. Page, Plant, dan Jones memiliki karier solo yang sibuk. Dengan anggota yang tersisa sekarang berusia 70-an, dapat dikatakan Led Zeppelin tidak akan pernah berkumpul kembali untuk tur atau rekaman lagu baru.

Reporter: Safira Ginanisa

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here