Pesawat Ulang-Alik Discovery
Pesawat Ulang-Alik Discovery. (wikipedia)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sembilan tahun lalu atau 9 Maret 2011, pesawat ulang-alik NASA bernama Discovery berhasil mendarat di bumi.

Penerbangan tersebut, seperti dilansir space.com menjadi misi terakhir Discovery dan menjadikannya sebagai pesawat ulang-alik tersibuk dengan 39 misi semasa aktifnya.

Selama beroperasi, Discovery telah melakukan banyak peran di antaranya meluncurkan Teleskop Luar Angkasa Hubble, mengirim pesawat ruang angkasa Ulysses untuk mempelajari matahari dan membantu membangun Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Nama Discovery berasal dari sebuah kapal milik James Cook, penjelajah Inggris yang menemukan Benua Australia, HMS Discovery .

Misi pertama Discovery yaitu STS-41-D pada 30 Agustus – 5 September 1984. Hal itu dilakukan setelah bencana menimpa pendahulunya, yakni Challenger dan Columbia.

Selama menjalankan 39 misinya, Discovery telah berada diluar angkasa kurang lebih 365 hari, 22 jam, 39 menit, 33 detik.

Saat ini, Pesawat tersebut berada di National Air and Space Museum, Steven F. Udvar-Hazy Center di Amerika Serikat. (Widyo)

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here