Harga cabai di Pasar Depok meroket tajam
Harga cabai di Jatim meroket

MATA INDONESIA, JAKARTA-Kenaikan harga sayur terjadi di sejumlah pasar di Jawa Barat, salah satunya pasar tradisional yang berada di Kota Depok. Kenaikan tertinggi terjadi pada komoditi cabai rawit merah dan cabai merah, yakni dari harga awal Rp 70 ribu menjadi Rp 100 ribu per kilogram.

Bedasarkan hasil penelusuran Minews.id di Pasar Kemiri Muka, Kecamatan Beji, cabai merah yang semula Rp 15.000 lalu pada Desember 2019 naik menjadi Rp 70.000/Kg, dan di Januari kembali mengalami kenaikan harga mencapai Rp 100.000/kg.

Jenis cabai lain juga mengalami kenaikan harga, diantaranya cabai hijau yang semula Rp 10.000/Kg naik menjadi Rp 50.000/kg, Cabai rawit merah yang semula Rp 20.000/kg kini naik menjadi Rp 70.000/kg dan Cabai rawit hijau yang semula Rp 35.000 menjadi Rp 60.000.

Salah satu pedagang Atih Surningsih (40) mengatakan, harga cabai mulai naik sejak memasuki tahun baru 2020. “Kitanya juga naikin harga karena stok persediaan juga naik, jadi untungnya sama saja kayak biasa,” ujarnya.

Kenaikan harga cabai juga terjadi di Pasar Depok Jaya. cabai rawit merah semula seharga Rp 60.000/Kg kini menjadi Rp 90.000/kg, cabai merah yang semula Rp 35.000/kg naik menjadi Rp 90.000/Kg, dan cabai hijau Rp 40.000/kg naik menjadi Rp 86.000/kg. Sementara itu untuk cabai rawit hijau di Pasar Depok Jaya arganya masih stabil, yaitu Rp 35.000/Kg.

“Mulai naiknya dari 3 Januari lalu,” ujar salah satu pedagang cabai di Pasar Depok Kaya, Rian Alvian (26).

Baik Atih dan Rian mengatakan kenaikan harga cabai yang tidak biasa ini disebabkan oleh persediaan cabai menipis. Banyak cabai yang mengalami gagal panen, karena hujan yang turun terus-menerus serta banjir, sehingga cabai mengalami gagal panen.

Salah satu pembeli di pasar Depok Jaya yaitu Nur Aini (22) merasa sangat dirugikan dengan kenaikan harga cabai ini.

“Parah sih naiknya. masalahnya cabai juga kan penting. Gak mungkin kita gak beli cabe. Jadi ya mau gimana lagi, mahal juga tetep saya beli karna butuh” ujar Nur. (Anis Fairuz)

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here