Habib Husein Tuban : Indonesia Harus Bersatu Agar Tak Runtuh Seperti Libya
Habib Husein bin Hasyim bin Toha Ba’agil (istimewa)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Terkait ceramah Habib Rizieq Shihab yang sarat akan provokasi dan kebencian, semua masyarakat Indonesia diminta untuk tidak mudah terhasut. Demikian disampaikan Habib Husein bin Hasyim bin Toha Ba’agil dalam ceramahnya yang diposting pada akun YouTube Shofwa official, Senin 14 November 2020.

Sosok yang karib disapa Habib Husein Tuban ini menjelaskan bahwa saat ini adalah zaman perang urat syaraf karena banyak adu domba di mana-mana.

“Saya mengatakan bahwa Indonesia mulai dari zamannya pak Soeharto hingga zamannya Presiden Jokowi ingin digulingkan.” ujarnya.

Hal tersebut dilakukan dengan berbagai dalih seperti pada zaman Soeharto digulingkan dengan peristiwa reformasi, dengan harapan masyarakat akan menjadi makmur dan harapan masyarakat akan menjadi nikmat dan menciptakan ekonomi maju.

“Maka dengan digulingkan pak Soeharto dengan peristiwa reformasi malah membuat ekonomi tidak karuan.” katanya.

Kemudian Habibie juga digulingkan. “Lalu Mbah gusdur yang menjadi presiden pun diruntuhkan dengan berbagai dalih.” ujarnya.

Untuk itu, ia menyarankan agar segenap rakyat Indonesia harus bersatu. Bangsa ini dianjurkan untuk belajar dari Negara Arab seperti Libya, Libanon, Syam, Irak yang hancur karena bangsa dan rakyatnya sendiri.

“Padahal Presiden Libya Muhamad Kadafi yang telah membuat Libya menjadi maju. Namun Libya hancur karena rakyat yang dihasut dengan mengatakan, Presiden mu telah Korupsi. Dan akhirnya terjadilah kudeta yang menghancurkan Libya.” katanya.

Ia juga meminta agar segenap rakyat Indonesia untuk bersatu padu mendukung pemerintahan Jokowi. “Jangan kita berhianat dari Pemerintahan yang sah yang telah kita sepakati. Kita harus sama-sama menjaga Jokowi,” ujarnya.

“Jika kalian ada yang tidak menyukai dan berkenan dengan kebijakan serta kepemimpinan Jokowi, maka doakan beliau agar menjaga Indonesia dengan baik.” katanya lebih lanjut.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here