4 Orang Pertama yang Memeluk Agama Islam
4 Orang Pertama yang Memeluk Agama Islam

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sebagai agama yang paling sempurna, banyak orang memilih memeluk agama Islam. Keputusan itu diambil setelah mengetahui semua tentang agama yang paling mulia ini.

Bahkan banyak artis di Indonesia seperti Deddy Corbuzier, Alice Norin dan Dewi Sandra memilih untuk memeluk islam dan menjadi mualaf. Tapi tahukah kalian siapakah orang-orang pertama yang memeluk agama islam setelah nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu dari Allah SWT.

Mengutip Aboutislam, Rabu 13 Mei 2020, berikut adalah 4 orang pertama yang memeluk islam:

1. Khadijah Radhiyallahu anha binti Khuwailid
Khadijah RA adalah wanita yang pertama kali memeluk Islam setelah mendengar kabar kenabian Nabi Muhammad SAW.

Tidak heran jika Khadijah Radhiyallahu anha menjadi orang pertama yang beriman kepada risalah Nabi Muhammad, sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Ishaq dan al Waqidi.

” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah mendengar sesuatu yang menyakitkan dari Khadijah. tidak pernah membantah dan juga tidak pernah mendustakan. Kegelisahan dan penderitaan yang dirasakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam , telah dihapus oleh Allah Azza wa Jalla, atau berkurang dengan perantaraan Khadijah Radhiyallahu anha . Sungguh, beliau Radhiyallahu anha seorang isteri yang sangat berjasa. Wajarlah jika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat mencintainya.” Sampai-sampai diceritakan bahwa, Aisyah Radhiyallahu anhuma tidak pernah merasa cemburu kecuali kepada Khadijah Radhiyallahu anha, karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sering menyebutnya, meskipun beliau Radhiyallahu anha sudah wafat.

2. Ali bin Abu Thalib bin Abdul Muthallib al Quraisy al Hasyimi

Ali bin Abu Thalib RA merupakan anak laki-laki pertama yang memeluk Islam. Hidayah itu didapat setelah melihat Nabi Muhammad SAW dan Khadijah sedang berdoa, lalu Ali bertanya apa yang mereka lakukan.

Ketika Nabi memberitahunya tentang wahyu yang diterimanya, Ali memintanya untuk membiarkannya memikirkannya. Dia menghabiskan malam itu dengan berpikir, dan keesokan paginya dia kembali ke Nabi Muhammad dan memeluk Islam.

Ali bin Abu Thalib Radhiyallahu anhu termasuk generasi pertama yang memeluk Islam. Ali kemudian dijadikan menantu oleh Nabi Muhammad SAW, Ali Menikah dengan Fatimah anak Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam .

Ali bin Abu Thalib Radhiyallahu anhu juga memiliki banyak keutamaan, kedudukan dan keistimewaan di sisi Nabi Muhammad. Dijelaskan dalam banyak hadits, di antaranya sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Ali bin Abu Thalib :

أَنْتَ مِنِّي وَأَنَا مِنْكَ

“Engkau adalah bagian dariku, dan aku bagian darimu.”

Umar bin Khaththab juga pernah mengatakan :

تُوُفِّيَ رَسُولُ الهِa صَلَّى الهُl عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ عَنْهُ رَاضٍ

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat dalam keadaan ridha terhadap Ali Radhiyallahu anhu.”

3. Abu Bakar ash Shiddiq

Abdullah bin Utsman atau Abu Bakar Ash Shiddiq berasal dari Bani Taim bin Murrah. Abu bakar adalah pria dewasa yang pertama kali masuk Islam, sekaligus sebagai pendukung pertama Rasulullah.

Abu Bakar adalah orang yang sering membantu Nabi Muhammad SAW dengan harta dan jiwanya.

Nabi Muhammad menceritakan :

إِنَّ اللَّهَ بَعَثَنِي إِلَيْكُمْ فَقُلْتُمْ كَذَبْتَ وَقَالَ أَبُو بَكْرٍ صَدَقَ وَوَاسَانِي بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ

“Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah mengutusku kepada kalian, lalu kalian mengatakan : “Engkau dusta,” sedangkan Abu Bakr mengatakan : “Dia benar,” lalu dia membantuku dengan harta dan jiwanya.” [HR Bukhari].

Abu Bakar jugalah yang memberikan pembenaran terhadap peristiwa Isra` dan Mi`raj Nabi Muhammad SAW, saat orang-orang kafir Quraisy berusaha membuatnya ragu, namun ia sama sekali tidak bergeming. Sehingga tidak mengherankan, kalau kemudian ia mendapatkan gelar ash Shiddiq. Abu Bakar memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan kepada empat orang yang kemudian menjadi sahabat utama Nabi Muhammad SAW. Mereka adalah Sa’d bin Abi Waqqas, Utsman bin Affan, Al-Zubayr ibn al-Awam, dan Abdur Rahman bin Awf.

4. Zaid bin Haritsah

Zaid merupakan orang pertama kali masuk Islam dari kalangan budak. Berasal dari suku al Kalb, ia menjadi tawanan pada masa jahiliyah. Lalu Hakim bin Hazam membelinya untuk Khadijah. Dan saat Rasulullah menikah dengan Khadijah, Nabi Muhammad memintanya.

Pada saat bapak dan bibinya datang ke Mekkah, mereka mengetahui keberadaan Zaid bin Haritsah. Lalu ingin menebusnya, tetapi Nabi Muhammad memberikan pilihan kepada Zaid. Ikut bapak dan bibinya, atau tetap bersama nya. Ternyata, Zaid lebih memilih tetap bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Nabi Muhammad lalu menyebutnya sebagai saudara, sebagaimana Nabi Muhammad Bersabda:

أَنْتَ أَخُوْنَا وَ مَوْلاَنَا

“Engkau adalah saudara dan pembantu kami.”

1 KOMENTAR

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here