Pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton. (Foto: Popsugar)

MATAINDONESIA, INTERNASIONAL –  Pernikahan merupakan momen sakral di mana dua insan yang saling mencintai, mengikat janji sehidup semati dan setia dalam suka maupun duka.

Tujuan dari pernikahan adalah membangun sebuah rumah tangga yang sakinah, mawaddah wa rahmah. Setiap orang tentu berharap pernikahannya kekal sampai maut memisahkan dan kembali dipertemukan di syurga-NYA.

Bukan hanya ekonomi, mental menjadi faktor penting lain yang harus dipersiapkan sebelum memutuskan untuk menikah. Sebab rumah tangga tak selalu soal bahagia, ada kerikil-kericil kecil yang menjadi sandungan

Melansir Times of India, ada tujuh dosa mematikan dalam pernikahan. Sederet dosa ini bukan hanya tidak dapat diperbaiki, melainkan juga berpotensi menghancurkan pernikahan yang bahagia. Jadi usahakan untuk berhati-hati dan hindari ya!

Keserakahan

Keinginan akan kekayaan, kekuasaan, dan uang dapat menghancurkan pernikahan jika menjadi berlebihan, yang mengarah pada keegoisan dan keserakahan. Jika kedua pasangan memprioritaskan uang dan kekayaan sebelum cinta dan pernikahan, maka kemungkinan besar pernikahan tersebut didasarkan karena faktor materi.

Nafsu

Dasar pernikahan adalah kepercayaan dan pengertian. Dan cinta, ketika berubah menjadi nafsu dapat menyebabkan pasangan berselingkuh. Hubungan seksual dan intim dengan orang lain atau terlibat dalam eksposur pornografi dapat merusak pernikahan dalam sekejap.

Kerakusan

Jika pasangan Anda memprioritaskan kesenangan mereka sendiri dengan mengorbankan pernikahan, maka kerakusan dalam pernikahan Anda dapat menjadi dosa yang sangat mematikan. Membiarkan keinginan, ambisi, kesenangan seseorang lebih diutamakan daripada pernikahan mereka adalah memanjakan dalam kerakusan.

Pride

Meski terkadang diperlukan untuk segala jenis situasi, memiliki pride atau kebanggaan atau kepercayaan diri yang berlebihan akan membuat Anda berpikir bahwa Anda lebih baik dari pasangan Anda. Dan hal seperti ini justru akan menimbulkan pertengkaran dalam rumah tangga Anda.

Respondensi

Jika salah satu pasangan dalam pernikahan memberikan getaran dan pendapat negatif, maka perlahan hal ini akan memengaruhi pernikahan. Bukan tak mungkin Anda dan pasangan akan merasa sengsara dan putus asa tentang segala hal. Ingat lingkungan yang positif menghasilkan pernikahan yang positif dan sebaliknya.

Kemalasan

Anda tidak dapat mengharapkan pernikahan Anda berjalan mulus tanpa dedikasi atau upaya untuk itu. Hubungan dan pernikahan membutuhkan banyak kerja keras dan itu dapat menjadi salah satu hal yang paling sulit, tetapi dengan upaya bersama dan kerja sama tim, Anda dan pasangan dapat melewatinya.

Namun, pernikahan Anda akan cepat berantakan apabila salah satu atau bahkan keduanya malas. Hal sepele ini justru dapat menghancurkan biduk rumah tangga Anda.

Amarah

Pertengkaran dan konflik merupakan hal yang lumrah terjadi dalam setiap pernikahan, tak peduli seberapa lama Anda telah menghabiskan waktu bersama. Akan tetapi, jika pertengkaran tersebut berubah menjadi amarah, maka kedua pasangan akan mengalami banyak luka, baik secara mental maupun fisik.

Kemarahan yang ekstrim dapat menyerang pasangan, khususnya yang kehilangan kesabaran dan saling menyerang. Dosa mematikan ini dapat meninggalkan bekas luka pada Anda dan pernikahan Anda jika tidak segera dihentikan dan obati.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here