MATA INDONESIA, JAKARTA – Hari pohon sedunia diperingati setiap tanggal 21 November. Tujuan memperingati hari pohon sedunia, agar masyarakat sadar betapa pentingnya pohon untuk kehidupan makhluk hidup. Selain itu, untuk mengenang dan menghormati jasa dari Julius Sterling Morton, seorang pencinta alam asal Amerika Serikat.

Morton ini memiliki semangat yang tinggi dalam mempromosikan gerakan menanam pohon. Ia memotivasi masyarakat untuk menanam, melestarikan lingkungan, serta memperindah wilayah sekitarnya. Pencinta alam ini mengusulkan idenya dengan program meliburkan satu hari untuk menanam pohon.

Perayaan hari pohon sedunia pertama kali di Spanyol. Masyarakat setempat menyebutnya adalah arbor day. Arbor day diambil dari bahasa latin yang artinya pohon.

Melansir dari Wikipedia, ”Desa Mondonedo di Spanyol mengadakan festival perkebunan pertama yang didokumentasikan di dunia yang diselenggarakan oleh walikota pada tahun 1594. Tempat itu tetap sebagai Alameda de los Remedios dan masih ditanami pohon jeruk nipis dan kastanye.”

Adapun arti pohon bagi makhluk hidup adalah tumbuhan yang berfungsi sebagai pencegah banjir dan memberikan oksigen. Pohon sangat berperan penting dan berharga untuk kehidupan. Oleh karena itu, kita sebagai penduduk bumi harus menjaga dan merawat pohon dengan baik.

Semakin hari banyaknya hutan gundul akibat dengan penebangan liar. Padahal pohon merupakan komponen penting yang ada di bumi.

Fungsi pohon ini untuk menyerap karbon dioksida, efek rumah kaca, tempat hidup fauna, menahan tanah longsor , menyerap gas beracun yang ada di udara dan sebagai paru-paru dunia.

Apa yang terjadi jika tidak ada pohon? tak akan ada tempat berteduh, tak ada buah dan sayur mayur untuk disantap, dan tak ada air bersih. Pepohonan ini mampu menyaring dan meningkatkan kualitas air. Mengutip dari medium.com, “ Data World Resources Institute (WRI) menunjukkan bahwa Indonesia kehilangan 339.888 hutan tropis pada tahun 2018.”

Sejarah hari pohon sedunia harus kita pahami dan sadari akan pentingnya konservasi dan reboisasi. Hutan yang sehat dapat memberikan kesempatan untuk kita berekreasi dan meningkatkan kualitas udara.

Maka dari itu, mari kita tanam dan lestarikan pohon di lingkungan sekitarmu, demi mengingat pentingnya pohon serta menjaga warisan masa depan untuk anak cucu kita.

Reporter: Azizah Putri Octavina

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here