Ilustrasi jastip (pixabay)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Di era seperti ini, generasi milenial banyak menciptakan peluang bisnis untuk menambah pundi-pundi mereka. Kreativitas mereka pun berkembang untuk bisa membuat penghasilan sendiri.

Salah satunya bisnis yang tengah tren saat ini ialah jasa titip atau jastip. Bisnis ini banyak digandrungi anak muda karena dinilai mudah dan menghasilkan.

Seperti namanya, jastip merupakan bisnis yang mana kamu menjual jasa untuk membelikan barang-barang customer. Biasanya, bisnis ini dimulai saat kamu kebetulan sedang pergi ke luar kota atau negeri.

Jika kamu tertarik membuka bisnis ini, jangan asal-asalan ya. Ada beberapa hal yang perlu kamu persiapkan agar bisnis jastip kamu berjalan lancar. Apa saja? Yuk simak!

1. Buka Jastip saat Sedang Berpergian Saja

Seperti yang tadi dijelaskan, jastip biasanya dilakukan oleh mereka yang kebetulan sedang keluar kota atau negeri. Nah, jika kamu niat melakukan bisnis ini, baiknya bertepatan saat kamu ingin pergi saja.

Jangan paksakan diri kamu untuk ke luar kota atau negeri hanya untuk membuka jasa titip ya. Pasalnya, kamu harus turut menghitung pengeluaran seperti ongkos transportasi, konsumsi dan sebagainya. Jadi, pastikan lakukan jastip jika memang ada kesempatan pergi saja ya.

2. Perhatikan Aturan Pembelian

Nah, hal ini patut kamu perhatikan apalagi jika kamu berpergiannya ke luar negeri. Jangan asal membuka jastip, kamu juga perlu mempelajari terlebih dahulu bagaimana aturan pembelian barang di negara tersebut.

Sebab, bisa saja aturan bagasi dan sebagainya berbeda di setiap negara. Dengan begitu, kamu bisa membatasi kuota barang yang akan kamu jastipkan.

3. Membangun Personal Branding

Saat membuka jasa titip, biasanya kamu akan meminta pelanggan untuk bayar uang muka atau DP. Nah, untuk melakukan hal tersebut, kamu harus membangun kepercayaan pada pelanggan ya.

Caranya tentu dengan membangun personal branding kamu. Kamu harus pikirkan bagaimana caranya agar pelanggan yakin bahwa jastip kamu terpercaya.

4. Ambil Untung Secukupnya

Jasa titip tentunya akan sangat membantu mereka yang membutuhkan barang-barang yang mungkin hanya ada di kota atau negara lain. Untuk itu, cobalah untuk mengambil keuntungan dari jastip secukupnya ya.

Selain agar tidak memberatkan pelanggan, hal itu juga bisa menjadi strategi agar pelanggan berebut ingin menitip di jastip kamu.

5. Perhatikan Sistem Pembayaran

Setiap usaha tentu memiliki risiko, termasuk jastip. Biasanya, jasa titip memiliki risiko pada proses pembayarannya.

Saat memutuskan untuk jastip, terutama ke luar negeri, kamu harus paham sistem pembayaran mereka. Kartu kredit, atau cash harus selalu kamu perhatikan ya.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here