Ini Sebab Lulusan Sarjana dan S2 Susah Dapat Pekerjaan di Masa Pandemi
Ilustrasi

MATA INDONESIA, JAKARTA – Dalam dunia kerja saat ini, sudah menjadi hal yang sulit bagi penyandang gelar sarjana (S1) atau yang fresh graduate untuk mendapatkan pekerjaan. Apalagi dengan kondisi pandemi corona (covid-19) seperti saat ini, tentu membuat peluang kerja makin menipis lantaran banyak perusahaan melakukan pengurangan jumlah karyawan.

Ditambah lagi sekarang lulusan S2 juga makin banyak. Sehingga persaingan di bursa ketenagakerjaan pun makin alot. Namun, sebenarnya bukan karena pengaruh ijasah atau nasib yang apes. Orang susah dapat kerja karena ada sejumlah kesalahan yang kerap dilakukan tanpa disadari oleh pelamar.

Berikut beberapa kekeliruan yang patut dihindari oleh para pencari kerja:

1. Tak punya Pengalaman yang mumpuni

Harus diakui kalau jumlah fresh graduate yang lulus dari universitas ternama bertambah banyak setiap tahun. Kalau kamu kehilangan kesempatan di tahun pertama pasca kelulusan, maka kesempatan di tahun berikutnya akan semakin sempit karena jumlah pesaing makin membludak.

Pada situasi seperti ini, Anda diharapkan memiliki sebuah pengalaman sebagai nilai lebih yang membedakan kamu dengan para pesaing lain. Pengalaman di sini tidak mutlak hanya pengalaman kerja saja, bisa juga pengalaman organisasi. Tapi, alangkah baiknya jika Anda memiliki kedua jenis pengalaman ini untuk memperbesar peluang saat memasuki dunia kerja.

2. Syarat administrasi tak lengkap

Biasanya sebelum mengajukan surat lamaran, para pelamar harus terlebih dulu mempersiapkan syarat yang diminta oleh perusahaan, seperti Curriculum Vitae, pas foto, dan bukti identitas diri. Syarat ini merupakan bagian dari syarat administrasi yang tidak boleh dianggap remeh. Syarat yang tidak lengkap secara otomatis akan terdepak dari kualifikasi.

3. Terlalu percaya diri

Punya kepercayaan diri tinggi sebenarnya bagus. Tapi jangan terlalu percaya diri karena sikap ini mengarah ke nilai negatif yang membuat pihak pewawancara merasa tidak suka.

Logikanya saja, apa yang harus dibanggakan di depan para pewawacara ketika baru lulus kuliah. Kemampuan? Pewawancara jauh lebih ahli dibandingkan Anda karena pengalamannya sudah banyak.

Sebab, ada pihak HRD yang selalu ada untuk mengamati setiap gerak-gerik yang Anda lakukan selama wawancara berlangsung. Dan ini benar-benar harus Anda perhatikan.

4. Remehkan kandidat lain

Bentuk dan rupa para pesaing yang akan anda jumpai sangat beragam. Meskipun beberapa tampang pesaing kurang meyakinkan, jangan langsung menganggap remeh, sebelum mengenal mereka satu per satu secara personal.

Daripada meremehkan para pesaing, lebih bagus untuk menjalin relasi yang baik. Karena relasi yang baik menjadi salah satu kunci kesuksesan seseorang di dunia kerja.

5. Kurang persiapan diri

Mencari pekerjaan yang layak membutuhkan modal, waktu, perencanaan, dan persiapan yang matang agar semuanya berjalan dengan baik dan lancar. Jika persiapan belum mantap, jangan menyesal jika kamu harus kehilangan kesempatan untuk bekerja di perusahaan yang diidamkan.

Kalau Anda mau mengorbankan diri demi mencapai suatu hal, cepat atau lambat apa yang diinginkan akan tercapai. Sebab sadar atau tidak, alam akan turut bekerja untuk membantu Anda menggapai hal tersebut.

6. Kurang koneksi

Jaringan atau koneksi merupakan salah satu kunci kesuksesan seseorang. Kesempatan berkarir hilang seketika jika Anda tidak memiliki jaringan pertemanan yang bagus.

Sebelum semuanya terlambat, perbaiki hubungan pertemanan dengan orang lain. Jalin pertemanan kepada siapa saja karena dengan begini, informasi seputar lowongan kerja yang akan didapat semakin besar.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here