Ilustrasi Hari Aids Sedunia (pixabay)

MATA INDONESIA JAKARTA – Setiap tanggal 1 Desember, dunia memperingati Hari HIV/AIDS. Peringatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat soal virus tersebut.

Sampai saat ini, virus HIV/AIDS masih dianggap tabu oleh sebagian orang. Mereka cenderung menjauhi penderitanya, bukan penyakitnya. Untuk itu, di Hari Aids Sedunia ini, diharapkan bisa meningkatkan rasa kepedulian kita terhadap pasien yang mengidap virus tersebut.

Dilansir dari Alodokter, HIV (human immunodeficiency virus) adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh, dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Semakin banyak sel CD4 yang dihancurkan, kekebalan tubuh akan semakin lemah, sehingga rentan diserang berbagai penyakit.

Orang yang terdiagnosis virus tersebut tentu harus ekstra hati-hati menjaga pola hidupnya. Sebab, kondisi mereka sangat berisiko untuk bisa terpapar penyakit lain dan bisa menyebabkan komplikasi.

Namun, terinfeksi HIV/AIDS bukanlah akhir dari segalanya. Kamu tetap bisa hidup layaknya orang lain dengan sehat dan bugar, asalkan melakukan kebiasaan yang baik dan benar.

Untuk itu, dilansir dari Hello Sehat ada beberapa tips untuk para penderita HIV/AIDS di Hari Aids Sedunia ini, agar hidup mereka bisa lebih panjang.

1. Rajin Minum Obat

Hal pertama yang harus kamu lakukan ialah rajin minum obat-obatan yang sudah diberikan oleh dokter. Meski tidak bisa disembuhkan, penderita HIV bisa menjalani pengobatan untuk mencegah penyebaran virus ke orang lain sekaligus mengendalikan gejala HIV dan risiko komplikasi.

Sangat penting bagi para pasien HIV/AIDS untuk rutin minum obat sesuai dengan yang diresepkan oleh dokter. Pasalnya, HIV bisa berkembang melemahkan sistem kekebalan tubuh. Bahkan, melewatkan satu dosis pengobatan dapat menyebabkan virus kebal alias resisten terhadap obat-obatan.

2. Rutin Berolahraga

Selanjutnya, pasien HIV/AIDS juga perlu rutin melakukan aktivitas fisik, seperti berolahraga. Penelitian menemukan bahwa olahraga dengan intensitas rendah sampai sedang justru dapat membantu para pasien HIVD/AIDS terhindar dari berbagai risiko infeksi virus lainnya.

Pilihlah jenis olahraga yang kamu suka dan tidak terlalu berat. Entah itu yoga, berlari, bersepeda, berenang, atau bahkan sekadar jalan kaki. Melakukan sesuatu hal yang memang kamu sukai dapat membuatmu bahagia karena melakukannya tanpa beban.

3. Berhenti Merokok

Jika kamu memiliki kebiasaan merokok, maka harus segera dihentikan. Pasalnya, efek dari rokok jauh lebih berbahaya untuk pasien HIV/AIDS. Maka, dengan menghindari dan berhenti merokok bisa membuat pasien HIV/AIDS jauh lebih sehat dan bugar.

Tak cuma lebih sehat secara fisik, tapi juga mental. Kondisi emosionalmu jadi lebih stabil. Hal tersebut juga sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan pasien HIV/AIDS.

4. Jaga Pola Makan

Tak cuma aktivitasnya saja yang perlu kamu ubah, pola makan juga harus diperhatikan jika kamu terinfeksi virus HIV/AIDS. Asupan makanan yang baik dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh penderita Aids dan HIV, meringankan gejala, serta mencegah terjadinya komplikasi HIV.

Pastikan makanan yang kamu konsumsi mengandung gizi seimbang yang meliputi protein, karbohidrat, serat, lemak baik, serta vitamin dan mineral. Jangan lupa, hitung juga asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh.

5. Kelola Stres dengan Baik

Satu lagi pola hidup yang harus diperhatikan untuk pasien HIV/AIDS ialah menjaga stres dengan baik. Tanamkanlah pada dirimu bahwa terinfeksi virus tersebut bukanlah akhir dari segalanya.

Kamu tetap bisa hidup normal layaknya masyarakat biasa. Hanya saja kamu perlu memperhatikan kondisi kesehatan dengan lebih hati-hati. Jangan merasa depresi dengan kondisimu karena bisa berdampak buruk pada sistem imun.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here