WESTWOOD, CALIFORNIA - JANUARY 11: Selena Gomez attends the premiere of Universal Pictures' "Dolittle" at Regency Village Theatre on January 11, 2020 in Westwood, California. (Photo by Axelle/Bauer-Griffin/FilmMagic)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Solois asal Amerika Serikat, Selena Gomez baru saja memberikan pengakuan tentang apa yang terjadi pada dirinya. Pelantun ‘Lose You to Love Me’ itu mengaku stres dengan adanya pandemi Covid-19 yang melanda hampir di seluruh dunia.

Penyanyi sekaligus bintang Disney ini merasa sedikit depresi karena penyebaran virus corona, khususnya di Amerika yang tak kunjung reda. Hal itu diungkapkan olehnya melalui Instagram Live bersama Dr. Vivek Murthy, dilansir dari Just Jared, Selasa 13 Oktober 2020.

“Pada awalnya, saya tidak bisa menghadapinya dengan baik. Saya agak mengalami sedikit depresi, ” ucap Selena melalui Instagram Live-nya.

Selena menjelaskan bahwa pekerjaannya ialah bertemu dengan banyak orang, keliling dunia dan membuat penggemarnya bahagia. Itulah mengapa pandemi ini membuatnya stres.

“Pekerjaan saya banyak bepergian, berhubungan dengan orang, membuat orang bahagia, dan itu membuat saya bahagia, jadi ini adalah perjuangan,” kata Selena.

Meski demikian, Selena mengaku dirinya telah membaik. Bahkan ia gabung bersama brand kecantikan mengumpulkan dana untuk kesehatan mental.

“Saya telah mengerjakan hal-hal pribadi seperti bergabung dengan lini kecantikan yang memiliki tujuan mencapai 100 juta Dollar dalam 10 tahun untuk kesehatan mental, “

Dirinya juga menambahkan bahwa ia harus menghadapi situasi ini dengan baik bersama orang-orang yang tepat.

“Saya harus menanganinya dengan cara yang saya butuhkan, dan melewatinya dengan orang yang tepat dan melakukan hal yang benar serta melakukan langkah yang benar untuk tidak membuatku gila,” kata Selena.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here