bus kafe
Bus kafe di Malang. (tangkapan layar IG @juragan99Trans)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ngopi di kafe bekas bus sudah banyak gak asing dan mungkin gak asik lagi. Tetapi ngopi-ngopi cantik di dalam bus berjalan yang diubah menjadi kafe pasti asik, sayang sekarang baru ada di Malang.

Ide gila itu dikembangkan Perusahaan Bus Pariwisata Juragan99 Trans yang menyebut konsepnya tersebut sebagai “Ngopi Sultan.”

Sebab kita akan menaiki bus mewah dengan kursi yang nyaman bersama teman atau orang terdekat tetapi pemandangannya tidak tetap, berubah-ubah.

Ya, itu karena bus Bus Mercedes Benz OH-1626 yang terkenal dengan kenyamanannya untuk bus pariwisata tersebut akan berkeliling Kota Malang hingga wilayah dingin Kota Batu.

Kita bisa “nongkrong” di bus itu selama satu jam dan cukup merogoh kocek Rp 50 ribu sekali jalan kita bisa bersantai sambil ngopi lengkap dengan kudapannya atau snacks.

Bus kafe itu dijadwalkan beroperasi setiap hari dengan jadwal berbeda-beda. Pada Senin – Sabtu, bus akan beroperasi pada pukul 16.00 WIB yang akan menempuh rute A yaitu;

Dimulai dari dari Klinik MS Glow di Jalan Guntur, Ijen MOG, Alun-Alun, Mitra, Boldi, Kampung Warna-Warni, Stasiun, Balai Kota, Stasiun Rampal, LA Sucipto, Basuki Rahmat, Polri dan berakhir di klinik MS Glow lagi.

Setelah itu ada Rute B yang dimulai pukul 18.30 WIB dengan rute Malang ke Kota Batu. Di kota dingin itu pelanggan akan diajak berkeliling Kota Batu dengan melewati Pasar Kota Batu, Museum Angkut, Alun-Alun Kota Batu dan kembali ke Kota Malang.

Sementara pada Hari Minggu, jadwal bus kafe itu lebih pagi yaitu dimulai pada pukul 10.00 WIB untuk menempuh Rute A dan pukul 13.30 WIB untuk menempuh Rute B.

Selain menikmati kopi sambil berkeliling kota, customer juga disuguhi dengan live music di dalam bus.

Meski menawarkan sensasi ngopi asyik, pihak Juragan 99 tetap memperhatikan kenyamanan dan keselamatan seluruh pihak dengan rutin membersihkan armada, bahkan dengan disinfektan.

Semua pelanggan wajib memakai masker untuk menghindari penularan Covid19. Bahkan, sebelum naik ke armada bus, pelanggan harus dicek suhu tubuhnya lebih dulu oleh petugas.

 

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here