Ilustrasi vaksinasi Covid-19 (minews.id)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Semua warga di Indonesia akan mendapatkan vaksin cuma-cuma dari pemerintah. Jaminan ini disampaikan Presiden Joko Widodo. Prioritas pertama yang menerima vaksin adalah tenaga kesehatan.

Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan menyebut, selain pejabat, tenaga medis dan atlet, terdapat tiga kelompok masyarakat yang menjadi sasaran prioritas vaksinasi Covid-19.

Tiga kelompok masyarakat yang menjadi prioritas vaksinasi gratis, yaitu :

  • Tokoh agama/masyarakat, perangkat daerah, seperti kecamatan, desa dan RT/RW. Selain itu, sebagian pelaku ekonomi masyarakat kecil juga mendapat prioritas sebanyak 5.624.106 orang.
  • Guru/tenaga pendidik dari PAUD/TK, SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi sebanyak 4.361.197 orang. Guru menjadi prioritas dalam pemberian vaksin gratis agar dapat tetap mengajar di kala pandemi.
  • Peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) sejumlah 86.622.867 orang.

Setiap orang akan menjalani dua kali vaksinasi dengan jeda waktu 14 hari. Pemberian vaksin akan dilakukan dokter, perawat, serta bidang di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah, swasta serta institusi pendidikan.

Ada enam jenis vaksin yang akan disuntikkan, yaitu PT Bio Farma (Persero), AstraZeneca, China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm), Moderna, Pfizer/BioNTech dan Sinovac Biotech ltd.

Selain Indonesia, ada sejumlah negara yang akan menggratiskan vaksin bagi seluruh masyarakatnya. Negara-negara itu di antaranya Prancis, Jepang, Arab Saudi, Belgia, dan Portugal.

Reporter : Ade Amalia Choerunisa

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here