Ilustrasi bimbel online (pixabay)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Bimbingan belajar (bimbel) merupakan kegiatan belajar-mengajar tambahan untuk memberikan bantuan kepada siswa dalam upaya meningkatkan prestasi atau hasil belajar agar lebih optimal di lembaga tempat mereka menuntut ilmu.

Bimbel mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran yang dianggap sulit. Inilah yang membuat berbagai jenis bimbel tersebar luas di Indonesia.

Lembaga yang menyelenggarakan program bimbel umumnya bertujuan agar para siswa mampu menyesuaikan diri dengan situasi pendidikan yang sedang mereka hadapi.
Tidak dimungkiri bahwa setiap anak memiliki daya tangkap dan prestasi yang berbeda-beda. Hal inilah yang biasanya mendorong orang tua atau motivasi dari anak itu sendiri untuk mengikuti bimbel.

“Ikut bimbel untuk mencari lingkungan bagus yang mendukung tujuan saya. Soalnya, di sekolah enggak semua anak punya tujuan yang sama. Berbeda cerita dengan dengan teman-teman yang ada di tempat bimbel, mereka punya visi misi yang sama dan saling mengerti,” kata Gilang Ramadan dalam salah satu videonya di YouTube berjudul ‘Worth It Gak Sih Bimbel?’.

Menurut Gilang, bimbel memfasilitasi siswa untuk konsisten dalam belajar. Bimbel menerapkan jadwal yang terstruktur dan simulasi ujian setiap minggu. “Kelemahan seseorang yang enggak mengikuti bimbel itu enggak konsisten belajarnya. Belajar ya kalau mau saja,” ucapnya.

Bimbel dianggap sebagai solusi untuk mengatasi masalah belajar di sekolah. Berbeda dengan sekolah yang jumlah siswanya relatif banyak, bimbel hadir dengan jumlah peserta kelas yang lebih sedikit.

Siswa juga akan mendapatkan cara belajar yang optimal dan efisien sesuai kebutuhan. Seperti dijelaskan Renesia dalam salah satu artikelnya, lembaga bimbel menyediakan tenaga pengajar atau tutor yang dirancang untuk meningkatkan minat belajar siswa. Serta dituntut untuk memahami teknik-teknik belajar yang efektif, dengan tujuan agar pembelajaran tidak membosankan.

Lebih lanjut Renesia menyebutkan, bimbel dapat memberikan kemudahan dan membantu dalam mengatasi persoalan pelajaran yang siswa anggap sulit. Persoalan yang dihadapi setiap siswa akan terpecahkan dengan bantuan dari tutor. Jenis-jenis bimbel dapat dikategorikan menjadi tiga, yaitu bimbel kelompok, bimbel privat, dan bimbel online.

Bimbel kelompok mengusung metode pembelajaran yang interaktif dengan jumlah siswa yang relatif sedikit setiap kelasnya. Biasanya, dikategorikan sesuai dengan tingkat pendidikan agar materi yang dipelajari sesuai dengan yang diberikan di sekolah.

Lalu, ada bimbel privat. Bimbel jenis ini dapat membantu permasalahan siswa yang membutuhkan perhatian khusus. Dengan bimbel privat, tutor dapat memfokuskan perhatiannya pada satu siswa saja secara langsung. Siswa yang memilih bimbel privat cenderung lebih terbuka dalam menanyakan materi yang masih kesulitan.

Dengan perkembangan teknologi dan kemudahan akses internet, saat ini bimbel online muncul untuk menghubungkan tutor dan siswa dari jarak jauh. Baik tutor maupun siswa tidak perlu hadir di lokasi yang sama untuk bimbingan belajar.

Siswa dapat memahami pelajaran melalui perangkat teknologi seperti laptop dan ponsel. Sistem pembelajarannya bermacam-macam, salah satunya dengan menggunakan aplikasi belajar yang bisa diunduh secara gratis atau berbayar. Cukup dengan koneksi internet untuk menghubungkan siswa dan tutor.

Salah satu bimbel online yang terkenal di Indonesia adalah Ruang Guru. Ruang Guru merupakan aplikasi yang menyediakan materi dalam bentuk video, kuis, dan infografis untuk siswa SD sampai SMA.

Dilansir dari laman Ruangguru, aplikasi ini telah dipercaya oleh lebih dari 17 juta pelajar dan 300 ribu guru di Indonesia. Di dalam aplikasi tersebut memuat ribuan konten video belajar yang langsung dijelaskan oleh guru yang ahli di bidangnya. Selain itu, terdapat pula kuis soal-soal untuk menguji kemampuan diri serta hasil akhir berupa rapor online.

Ruang Guru menjadi pilihan siswa untuk mempelajari ulang materi di sekolah yang belum dimengerti. Bryan Sugito Thiopelus, pelajar asal Ambon yang menggunakan aplikasi Ruang Guru membagikan kisahnya.

“Kalau di sekolah, saya belajar dengan guru dan teman-teman. Nah, kalau di rumah saya belajar lewat aplikasi Ruangguru. Aplikasi ini sangat membantu pemantapan materi ujian saya. Selain itu, saya juga bisa mengulang pelajaran yang sudah diajar di sekolah,” ucapnya menjelaskan.

Selain bisa mengulang materi pembelajaran dari aplikasi, Ruang Guru juga menjadi alternatif untuk siswa yang ingin bimbel dengan dengan harga lebih murah.

“Saya senang belajar menggunakan aplikasi Ruangguru karena biayanya terjangkau jika dibandingkan dengan bimbingan belajar lainnya,” kata Arel Maratun Nadiroh, pengguna Ruangguru dari SMAN 2 Genteng.

Dengan bimbel online, siswa semakin dimudahkan dalam menyelesaikan persoalan materi pelajaran. Jika ada soal yang tidak dipahami, cukup mengakses video sesuai materi yang dibutuhkan dari ponsel.

Bimbel konvensional dan online meredusir peran guru di sekolah. Mengutip dari laman watyutink.com, siswa dianggap lebih mampu menyerap materi pelajaran dari tempat bimbel dibandingkan saat berada di sekolah.

Kendati demikan, setiap siswa memiliki preferensi dalam memilih antara bimbel konvensional atau online. Sebagian siswa lebih senang belajar secara tatap muka dan sebagian lagi merasa lebih efisien jika bimbel secara daring. Semua itu tergantung pada kebutuhan masing-masing siswa.

Reporter: Safira Ginanisa

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here