MATA INDONESIA, Memperingati Dirgahayu Republik Indonesia yang ke -75 sepertinya akan berbeda dengan yang sebelumnya. Adanya covid 19 yang sangat mengguncang Indonesia membuat beberapa orang menutup gorden rumahnya.

Dengan informasi yang menakutkan sebab banyaknya korban yang meninggal dan terpapar langsung virusnya membuat sebagian orang enggan melakukan aktivitas di luar rumah tanpa kepentingan yang mendesak. Iya, memang sekarang sudah New Normal, tapi bukankah protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan? Seperti tetap menjaga jarak dalam suatu lingkungan. Dan ini adalah sesuatu yang menjadi bahan pertimbangan merayakan hari kemerdekaan Indonesia ke 75 ini.

Saya pernah melihat pamflet lomba untuk memperingati hari kemerdekaan yang hampir tiba, mulai dari lomba lari, tarik tambang, lomba makan kerupuk dan sebagainya. Mungkin pandangan sebagian pihak berbeda, kita harus merayakan hari yang sangat bersejarah bagi indonesia, apapun keadaannya. Selagi mereka tetap mematuhi protokol yang pemerintah anjurkan, kenapa tidak?

Tetapi di daerah yang saya tempati, tidak ada informasi tentang perayaan kemerdekaan, apa karena hari H masih lama, atau memang tidak ada perayaan tahun ini, itu masih saya telusuri. Tapi biasanya, di bulan agustus awal sudah tersebar informasi tentang lomba-lomba untuk merayakannya, seperti tahun sebelumnya.

Sebagai anak muda, kita harus memeras otak untuk merayakan kemerdekaan tahun ini tetap dilaksanakan. Seperti halnya mereka yang bekerja offline; membuka warung makan. Pekerja kantoran terpaksa banting setir,  membuka jasa antar, membangun marketplace  agar tetap punya penghasilan. Jadi, dalam perayaan kemerdekaan tahun ini bisa juga banting setir agar tetap dilaksanakan, bukan?

Sekarang teknologi semakin canggih, banyak orang mencoba untuk menekuni dunia online. Ini bisa kita jadikan salah satu cara untuk tetap merayakan kemerdekaan tahun ini. Seperti tulisan ini, saya menulis karena mengikuti lomba menulis dalam rangka memperingati hari kemerdekaan dengan #dirumahaja. Bukankah juga banyak keuntungan yang didapat? bisa mengasah skil menulis saya, mencari banyak info tentang perayaan tahun ini (tidak terlalu kudet karena tidak keluar rumah), dan ini dilakukan di rumah, menimalisir kerumunan dan tetap menjaga kesehatan.

Tidak hanya berpatokan pada tulis menulis, kita juga bisa mengadakan lomba menggambar dengan tema kemerdekaan, kita juga bisa mengadakan lomba menyanyi dengan tema kemerdekaan, kita juga bisa merayakannya di rumah saja, dengan mendesain rumah tema kemerdekaan, lalu uploud ke sosial media sebagai motivasi dan absensi diri bahwa ini loh saya tetap merayakan hari kemerdekaan ditengah pandemi.

Ya, banyak sekali caranya. Kita hanya perlu memeras otak, berdiskusi, menciptakan rencana-rencana baru dan membakar kembali semangat yang hampir padam sebab virus corona ini.

Semua orang bebas menyuarakan pendapatnya, semua orang patut mensukseskan negaranya. Bukankah merayakan kemerdekaan indonesia sangat bersejarah bagi rakyatnya? Bukankah merayakan kemerdekaan indonesia sebagai tanda terimakasih untuk semua pahlawan berjasa? Sudahkah merasakan bahwa merayakannya sangat penting dan harus dilakukan dengan keadaan apapun? Mari kita tetap rayakan hari kemerdekaan indonesia dengan mematuhi protokol dari pemerintah dan dirumah saja.

#17andirumahAja. #Indonesiamerdeka #HUTRI75

Penulis: Sulfaini
IG: Sulfainilf
Fb: SuLfaini Lf

10 KOMENTAR

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here