Viral! Wanita Ditagih Biaya Pacaran Minta Maaf, Chat saat Pacaran Terungkap (Foto: Twitter)
Viral! Wanita Ditagih Biaya Pacaran Minta Maaf, Chat saat Pacaran Terungkap (Foto: Twitter)

MATA INDONESIA, JAKARTAKisah tentang seseorang yang ditagih seluruh biaya pacaran saat putus memang seringkali viral di media sosial. Tanpa tahu alasan yang jelas, kebanyakan netizen hanya melihat dari satu sisi atau satu pihak yang ditagih saja.

Nah, untuk baru-baru ini ada kisah di media sosial dimana seorang wanita curhat ditagih seluruh biaya pacaran oleh sang mantan kekasih. Wanita itu mengimbau kepada laki-laki untuk lebih ikhlas dalam memberikan barang.

BACA JUGA: Viral! Wanita Teriak-teriak Mengaku Iblis di Rumah Sakit, Kesurupan atau Stres?

Menariknya, baru-baru ini kembali muncul unggahan percakapan dari pihak pria di media sosial. Nampak dalam percakapan yang diposting ini, perempuan tersebutlah yang mendesak kekasihnya untuk membelikan beberapa pesanan.

Diduga sang pria tidak tahan dengan perlakuan kekasihnya yang kerap memberikan perintah untuk membeli makeup, makanan, hingga minuman untuk diantarkan ke rumahnya. Bila tidak dituruti maka kekasihnya akan marah.

Foto dari hasil tangkapan layar itu dibagikan oleh akun Twitter @amelfbr__ pada Selasa 16 Juni 2020. Hal ini pun mendapat banyak tanggapan serta komentar dari warganet.

Banyak netizen yang geram terhadap perlakuan perempuan tersebut kepada pasangannya. Tak sedikit dari warganet prihatin dengan pria tersebut, sebab ia kerap diperintah.

Usai tersebarnya percakapan tersebut, perempuan itu mengunggah pernyataan permintaan maaf di akun Facebooknya. Ia mengungkapkan menyesal telah memutar balik fakta mengenai postingannya beberapa waktu lalu.

“Hi semuanya, saya di sini mau klarifikasi. Saya sendiri pun sudah meminta maaf pada pihak pacar. Dan terkait postingan saya kemarin, tujuan saya hanya ingin meluapkan kekesalan emosi saya. Tetapi saya bodoh, saya malah memutar balik fakta,” ujarnya dalam video.

Gimana menurut Kamu?

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here