Ilustrasi

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ada benarnya juga nasihat orangtua zaman dulu yang melarang kita berkeliaran di luar rumah saat waktua Magrib. Pasalnya, saat Magrib diyakini banyak iblis dan setan bergentayangan.

Hal ini dibuktikan langsung oleh seorang pemuda Malaysia bernama Saiful Sahak. Ia mengalami nasib apes diganggu setan saat sedang asyik jogging menjelang Magrib.

DIlansir dari mStar.com.my, Minggu, 12 Juli 2020, kala itu Saiful melakukan jogging usai pulang petang dari kantor. “Saya berlari minimal tiga kali seminggu untuk menjaga kesehatan dan menghilangkan stres bekerja,” katanya.

Ia berlari di sekitar taman kawasan Puchong, Selangor. Suasana memang tidak terlalu ramai orang saat itu. Awalnya, ia pun jogging seperti biasa.

Hingga ia memutuskan pulang karena sudah azan Magrib. Namun tiba-tiba saat berjalan ke tempat parkir motor, ada seorang wanita misterius menyapanya.

Ketika dalam perjalanan ke tempat parkir motor, saya ditegur seorang wanita cantik berkebaya serta selendang berwarna putih yang tidak tahu dari mana datangnya,” kata Saiful.

Wanita itu bertanya apakah Saiful akan pulang ke rumah. Dia pun menjawab dengan ramah. “Saya pandang wajahnya sambil beri senyuman dan terus beranjak pulang,” ujar Saiful.

Namun usai sampai di rumah, kejadian janggal tiba-tiba menimpa Saiful. Kakinya mendadak kejang-kejang.

Ia tak bisa berjalan. Hingga keesokan harinya, Saiful mengecek ke dokter. Dokter mengatakan tak ada penyakit serius, hanya cedera biasa.

Namun Saiful tetap tak bisa jalan. Sampai-sampai ia berhari-hari tak masuk kantor. Akhirnya pemuda 30 tahun itu memutuskan minta tolong pada sang ayah yang punya kemampuan mengobati.

“Ayah saya punya sedikit ilmu-ilmu pengobatan Islam. Bila ada gangguan kecil, InsyaAllah dia bisa merawatnya,” katanya.

Alangkah kagetnya Saiful, sang ayah mengatakan bahwa ia diganggu penunggu taman yang menyukainya. “Intinya adalah saya menjawab pertanyaan wanita itu. Saya hanya diam dan meminta maaf setelah mendengar penjelasannya,” ujar Saiful.

Setelah sang ayah mengobati dengan membaca ayat-ayat Alquran, kaki Saiful perlahan pulih. Ia pun bisa kembali berjalan dengan normal.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here