Viral! Pria ini mengeluh karena belikan skincare pacarnya setiap bulan, kalau tidak diancam putus (twitter/areajulid)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Beragam produk skincare yang kini dijual dipasaran membuat para wanita berlomba-lomba mencobanya. Mereka rela merogoh kocek sampai dalam untuk tampil glowing bak artis Korea.

Namun, apa jadinya jika kaum Hawa memaksa pacarnya untuk membelikan skincare? Diancam putus pula.

Begitulah yang dialami pria ini. Kisahnya ramai di sosial media setelah dirinya menceritakan pengalamannya yang dengan sang kekasih di sosial media Twitter.

Dalam cuitannya, pria itu memotret beberapa produk skincare yang ia pegang. Mulai dari sabun muka, micellar water, sunscreen hingga kapas.

Ia pun bercerita bahwa setiap bulan harus membelikan itu semua untuk sang pacar. Kalau tidak, hubungan mereka pun terancam putus.

“Beliin pacar ginian tiap bulan, kalau gak minta putus,” tulis pria itu.

Alhasil, cerita pria itu pun mengundnag beragam netizen. Mereka sibuk berdebat soal sifat pacar pria itu yang dinilai matre.

“Kalo udah dikit2 ngancem putus itu udah masuk hubungan gak sehat, mending diperbaiki atau disudahi. Saran aja sih,” kata akun mrezaplv.

“Ya mending putus lah. Gatau diri bgt tu cewe. Miskin bgt ya, beli sendiri modal sendiri aja gamampu sampe minta ke pacar beliin trs ngancem diputusin kalau ngga dibeliin,” komentar akun richeeselevel3.

Namun, ada pula netizen yang merasa permintaan pacar lelaki itu tak seberapa. Mereka beranggapan pria itu tak seharusnya mengeluh.

“Baru modalin segitu doang udh ngeluh mas? Dlu pas awal-awal tertarik udh mikir resikonya blm? Toh klo emang nggak mampu, pas si cwe ngancem putus ya udh “iyain aja”. Clear. Kelar,” kata akun ranutzxx.

“Yaa gamasalah menurut gua setiap hubungan kan punya kapasitasnya masing”ada yg bilang beli hal kyk gini wajar ya itu krn kapasitasnya yang bilang gawajar ngatain cewenya matre segala macem ya itu brrti bukan kapasitasnya, kalo hal kyk gini dijadiin tweet,” kata akun fckeverythingss.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here