Lokasi pria tersesat usai lihat penampakan perempuan

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pernahkah kamu merasa disesatkan oleh makhluk tak kasat mata saat sedang menempuh perjalanan? Jika ya, maka nasibmu sama dengan pria satu ini.

Seorang pria asal Surabaya berinisial SR, tersesat di tengah persawahan Dusun Made, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Dia tersesat di persawahan yang jauh dari permukiman penduduk di darah Pandaan, Pasuruan.

Percaya tak percaya, SR mengaku tersesat usai melihat penampakan seorang wanita dari kaca mobilnya.

SR pada saat itu sedang berkendara seorang diri menuju ke Surabaya melalui jalan tol. Sampai di wilayah Pasuruan, dia diarahkan google maps keluar tol melalui exit Pandaan.

Sekitar 30 menit usai keluar tol, SR menyadari ada yang mengetuk kaca mobil sebelah kirinya. Ia kaget bukan kepalang saat melihat siapa yang mengetuk kaca mobilnya.

“Kaca mobil sebelah kiri seperti ada yang mengetuk. Saya tidak berani melihat langsung, hanya ekor mata saya nampak ada sosok perempuan, rambutnya panjang menutupi muka. Pakaian dan wajahnya saya tak jelas,” ucapnya.

Pada saat itu, kondisi sudah cukup malam yakni sekitar pukul 19.30 WIB. Mengetahui hal itu, SR merinding dan ketakutan. Namun ia mencoba tenang dan terus melajukan mobilnya.

Di tengah perjalanan, SR tak mengalami gangguan apapun. Sampai akhirnya mendadak mobil SR tidak bisa berjalan. Roda belakang mobil itu hanya berputar tanpa menapak ke permukaan jalan.

Rupanya sasis mobilnya tersangkut bebatuan di tepi jalan Dusun Made. Saat itulah SR baru sadar telah tersesat.

“Saya lihat ke belakang pakai lampu ponsel ternyata semua gelap. Jalan yang saya lalui sudah tidak ada. Lalu saya masuk ke mobil lagi, lampu saya nyalakan, pintu saya kunci. Saya panik, takut, telepon beberapa teman sambil menangis,” katanya menjelaskan.

Konon, menurut cerita, lokasi tempat SR tersesat dikenal angker. Lokasi itu merupakan tempat penemuan sekitar 12 jasad korban banjir bandang 2002 silam. Saat itu, bencana banjir menerjang objek wisata pemandian air panas Padusan dan air terjun Coban Canggu.

Pemuda 31 tahun ini akhirnya diselamatkan polisi bersama warga dan para relawan satu jam kemudian. Polisi pun memberi pesan agar SR tak menyetir dalam keadaan ngantuk atau kurang sehat.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here