Bocah ini meninggal dunia akibat tersedak jeli. (Foto: Facebook)

MINEWS, CHINA – Orangtua selalu disarankan untuk mengawasi anak-anak mereka. Sebab anak-anak masih belum menyadari hal-hal yang dapat membahayakan mereka. Bila lalai, bisa berakibat fatal, seperti halnya bayi laki-laki yang meninggal setelah tersedak jeli ini.

Dilansir dari Asia One, seorang netizen asal Filipina membagikan kisah memilukan yang diposting di Facebook. Bayinya yang berusia 1 tahun 1 bulan yang tersedak saat makan jeli.

Bayinya langsung dilarikan ke rumah sakit. Bayi itu sempat mendapatkan pertolongan pertama. Bayi itu mendapat CPR (Cardiopulmonary resuscitation) selama 26 menit. Namun nyawanya tak tertolong.

Akibat tersedak jeli itu, sel-sel otak dapat menjadi rusak secara permanen setelah sekitar empat sampai enam menit tanpa aliran darah, dan setelah sekitar 10 menit, sel-sel otak ini akan berhenti bekerja dan akhirnya mati.

Bayi ini pergi tanpa aliran darah di otaknya selama 26 menit hingga mengalami koma. Kemudian ia juga mengalami beberapa kegagalan organ serta jumlah hemoglobin yang rendah, pendarahan darah dan kadar gula yang tinggi di antara gejala-gejala lainnya.

Setelah dua hari, tubuh bocah itu menyerah dan dia dinyatakan meninggal pada Jumat, 22 November 2019 lalu.

Hal ini bisa jadi pelajaran betapa pentingnya bagi orangtua untuk memperhatikan apa yang dilakukan atau dimakan bayi mereka karena merekalah yang bertanggung jawab atas kehidupan anak-anak mereka.