BTS (Foto: Big Hit Entertainment)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pidato kontroversi leader Bangtan Boys (BTS), RM di ajang Van Fleet Award membuat penggemarnya, ARMY, di China meradang. Bahkan, sempat beredar kabar adanya larangan impor produk dan barang BTS ke China.

Dilansir dari KoreaBoo, Rabu 21 Oktober 2020, seorang pejabat di kedutaan yang bernama Jang Ha Sung membantah kabar tersebut. Informasi tersebut disampaikan setelah bertemu dengan seorang pejabat tinggi Tiongkok.

Mereka bertemu untuk membicarakan masalah yang sedang dihadapi, setelah isu larangan impor yang dikabarkan muncul di berita. Para pejabat sejak itu bekerja untuk menyelidiki dan mengkonfirmasi berbagai konten pers.

Jang Ha Sung mengkonfirmasi dengan pejabat China bahwa tidak ada larangan resmi yang diberlakukan pada impor barang dan produk terkait BTS. Ia berbagi bahwa perusahaan pelayaran Tiongkok tidak menghentikan pengiriman dan impor barang BTS.

Tampaknya perusahaan penerusan asli yang menyebarkan rumor di Weibo juga telah menghapus postingan mereka. Pos asli dari perusahaan jasa pengiriman barang China-Korea menyatakan bahwa mereka tidak akan dapat menerima pengiriman barang terkait BTS.

Para pejabat telah menyatakan bahwa mereka akan mengambil tindakan yang sesuai terkait masalah tersebut. BigHit Entertainment belum berbicara tentang masalah ini. Di sisi lain, ARMY internasional telah mengirimkan dukungan kepada C-ARMY yang terpengaruh oleh ketegangan tersebut.

Sebelumnya, ARMY yang berasal China mengecam pidato RM yang disampaikan di Van Fleet Award. RM dituding lalai mempertimbangkan ada nyawa orang Tionghoa yang hilang selama perang antara Korea Utara dan Korea Selatan.

Mereka menilai pidato tersebut sebagai tanda tidak menghormati China Daratan karena China dan Uni Soviet mendukung Korea Utara. Akibat dari pidato sang leader itu, Baidu Bar China BTS mulai membatalkan pre-order mereka untuk album BE (Deluxe Edition) yang akan dirilis pada 20 November 2020 mendatang.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here