Senin, Oktober 18, 2021

ciptaker

UU Ciptaker Vaksin Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi

MATA INDONESIA, - Pandemi Covid-19 telah memporak-porandakan banyak sector termasuk ekonomi, sehingga diperlukan formula khusus untuk dapat membebaskan Indonesia dari status Pandemi. Salah satunya adalah UU Cipta Kerja  sebagai vaksin di masa pandmei yang membantu mendorong peningkatan pertumbuhan perekonomian...

BEM Nusantara Ajak Mahasiswa Tahan Diri Hadapi Polemik Omnibus Law

MATA INDONESIA, JAKARTA - Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Sumatera meminta seluruh elemen masyarakat termasuk mahasiswa menahan diri pada polemik Omnibus Law UU Cipta Kerja (Ciptaker). Mereka mengajak penolakan terhadap peraturan itu disampaik melalui rekomendasi. "BEM...

Penjara 10 Tahun Menanti Admin STM Se-Jabodetabek

MATA INDONESIA, JAKARTA - Polisi telah mengamankan tiga orang admin grup Facebook STM Se-Jabodetabek, karena menggerakkan pelajar untuk membuat kerusuhan dalam unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja. Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut, ketiga admin masih berstatus pelajar, yakni inisial...

Omnibus Law Ciptaker Dorong Indonesia Jadi Macan Ekonomi Digital

MATA INDONESIA, JAKARTA - Berdasarkan riset Google, Temasek dan Brain & Comany, Indonesia diprediksi menjadi "macan" ekonomi digital di Asia Tenggara pada 2025 dengan tingkat pertumbuhan mencapai 49 persen dan potensi hingga 133 miliar dolar AS. Omnibus Law Undang-Undang...

Ulama Serukan Jaga Rasionalitas dan Ukhuwah Saat Demo Tolak Omnibus Law Ciptaker

MATA INDONESIA, JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) KH Said Aqil Siradj meminta masyarakat yang kontra Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) mengedepankan sikap rasional dan menjaga ukhuwah (persaudaraan). Dia meminta mereka yang masih mempersoalkan produk hukum itu...

Empat Lembaga Internasional Sebut Omnibus Law Bakal Pulihkan Ekonomi

MATA INDONESIA, JAKARTA - Empat lembaga internasional memuji omninus law Cipta Kerja (Ciptaker) karena memberi harapan terhadap pemulihan ekonomi Indonesia. Keempat lembaga itu adalah Moodys, Fitch Ratings, Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia. "Moody pada 8 Oktober menilai omnibus law...

Omnibus Law Mau Diundangkan, Hotman Paris Desak Kapolri Bikin Divisi Baru

MATA INDONESIA, JAKARTA - Setelah memahami omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker), pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menganjurkan Kapolri segera membuat divisi ketenagakerjaan. Menurut Hotman karena omnibus law tersebut mengatur urusan pesangon yang tidak dibayarkan bisa langsung ditangani polisi karena...

DPR Tidak Menyetak Draf Omnibus Law Ciptaker

MATA INDONESIA, JAKARTA  - DPR RI tidak akan mencetak draf Omnibus Law atau Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) dalam bentuk kopi cetak (hard copy). Menurut Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Politik dan Keamanan (Korpolkam) Azis Syamsuddin draf itu akan mengunggahnya...

Isu Pelemahan Ulama di Omnibus Law Dipastikan Hoaks

MATA INDONESIA, JAKARTA - Isu pelemahan peran ulama dalam Omnibus Law yang mengatur soal produk halal ditepis Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzely. Menurutnya, Omnibus Law UU Cipta Kerja justru menyempurnakan regulasi soal produk halal yang sebelumnya tertuang...

Banggar DPR: Ada Upaya Provokasi Buruh lewat Omnibus Law Ciptaker

MATA INDONESIA, JAKARTA - Ada yang sengaja memprovokasi buruh untuk berunjuk rasa atas pengesahan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker). Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah cara yang dilakukan adalah dengan menyebarkan hoax-hoax soal undang-undang yang...
- Advertisement -spot_img

Latest News

51 Ribu Anak di Iran Menjadi Yatim-Piatu Akibat Covid-19

MATA INDONESIA, TEHERAN – Pandemi Covid-19 menyebabkan sebanyak 51 ribu anak di Iran kehilangan orang tua mereka. Salah satunya...
- Advertisement -spot_img