Ikuti Cara Ini agar Puasa Tetap Lancar Meski Rutin Berolahraga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Dalam kondisi puasa, rasa lapar dan haus ternyata tidak menghalangi untuk tetap beraktivitas. Salah satunya dengan berolahraga. Dokter olahraga, Michael Triangto menegaskan bahwa olahraga tetap bisa dilakukan meski tengah berpuasa.

Namun, jenis olahraga yang bisa dilakukan termasuk dalam kategori ringan. Dalam hal ini, olahraga yang dimaksud adalah aerobik seperti jalan dan lari.

“Aerobik adalah olahraga yang gerakannya berulang-ulang, waktu melakukannya panjang, dan intensitasnya rendah,” kata Michael.

Sementara itu, aktivitas olahraga seperti jalan dan bersepeda juga baik dilakukan saat pagi hari, khususnya setelah sahur hingga selesai waktu shalat subuh.

Ia juga mengingatkan, saat pagi hari bisa melakukan olahraga ringan baik jalan ataupun lari dengan mengajak seluruh anggota keluarganya. Selain baik bagi tubuh, momen ini juga bermanfaat untuk mempererat ikatan antar anggota keluarga.

Maka, sebaiknya pagi hari jangan melakukan olahraga yang terlalu berat dan berdurasi lama. Sesuai anjuran WHO, durasi waktu untuk melakukannya adalah 150 menit per minggu.

Jika olahraga dilakukan selama 5 hari dalam seminggu, setiap hari dibutuhkan waktu sekitar 30 menit.

“Jadi jangan ngomongin jarak. Kan tujuannya tidak mau bikin dehidrasi. Kalau (olahraga) berat, nanti dehidrasi,” kata Michael.

Ia menekankan sebaiknya pada bulan puasa, aktivitas olahraga yang dilakukan sudah menjadi agenda rutin. Namun, penyesuaian tetap perlu diterapkan misalnya seperti mengurangi beban dan intensitasnya.

 

 

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here