Puasa

MATA INDONESIA, JAKARTA – Banyak orang menganggap bulan Ramadan hanya tidak makan atau minum. Padahal ada juga apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Selain berdoa, kita juga bisa memohon ampunan kepada Allah SWT agar diselamatkan dari api neraka. Namun, di samping ibadah dan menahan hawa nafsu, masih banyak orang-orang yang sering melakukan kesalahan di bulan suci ini. Tak dimungkiri juga banyak orang yang mengadopsi beberapa hal yang sebenarnya keliru saat menjalankan puasa Ramadan.

Berikut ini adalah beberapa asumsi keliru pada saat menjalankan puasa Ramadan:

1. Berfokus pada menu makanan dan minuman
Momen puasa seharusnya bukan menjadi waktu untuk berfokus pada makanan dan lebih khawatir tentang makan lebih banyak daripada melakukan amalan puasa.

Bagi sebagian orang, bulan Ramadan merupakan bulan yang siklusnya hanya berputar-putar pada makanan khasnya saja. Alih-alih berkonsentrasi pada ibadah lain, seperti membaca Al-Quran dan amalan lainnya, mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk memikirkan soal memasak dan berbelanja bahan makanan saja.

2. Makan sahur jauh sebelum Salat Subuh
Tak sedikit orang makan sahur beberapa jam setelah salat Tarawih. Ini adalah kebiasaan yang keliru. Padahal umat Muslim dianjurkan untuk makan sahur mendekati waktu subuh.

Bahkan, bisa dibilang tidak sesuai sunah Rasulullah SAW dimana ‘Sahur’ berarti waktu terakhir dari malam. Para ulama menyebut waktu sahur adalah 1/6 terakhir malam.

3. Bermalas-malasan di siang hari dengan alasan puasa
Saat berpuasa, melakukan kerja di kantor atau di mana saja yang kita lakukan itu yang diniati sebagai ibadah justru akan menambah pahala. Seharusnya, umat Islam memperlihatkan produktivitas tinggi dan bukan menguranginya di bulan Ramadhan.

4. Menganggap waktu Imsyak sudah tak boleh makan sahur
Mengganggap bahwa jika telah masuk waktu Imsyak berarti tak diperbolehkan lagi untuk makan sahur adalah pandangan yang salah.

Waktu imsyak adalah penanda bahwa waktu sahur sudah hampir habis. Jadi jangan lagi ada yang bilang tidak puasa karena saat bangun sahur sudah masuk waktu imsyak, pasalnya batas akhirnya adalah azan Subuh.

5. Berpuasa tetapi tidak beribadah
Banyak orang yang berpuasa tetapi tidak melakukan salat fardu lima waktu. Mentalitas dan kemalasan ini perlu dihentikan agar tidak menjadi kebiasaan. Padahal, keutamaan salat sama wajibnya seperti keutamaan puasa. Apalagi salat adalah tiangnya agama.

6. Melewatkan bagian akhir Ramadan dan sibuk mempersiapkan Idul Fitri
Beberapa orang melewatkan 10 hari terakhir di bulan Ramadan (malam lailatul qadar) dan sibuk mempersiapkan Idul Fitri, berbelanja kebutuhan hari raya, dan sibuk mendatangi berbagai pusat perbelanjaan. Hal itu membuat salat tarawih dilupakan dan ibadah lain ikut terabaikan.

Jangan biarkan hal tersebut membuatmu mengesampingkan ibadah pada hari-hari terakhir di bulan Ramadan, arena pahala yang didapatkan pada malam tersebut setara dengan pahala amalan selama seribu bulan.

Reporter: Mala Komala

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here