Sabtu, September 18, 2021

Yerusalem Jadi Saksi Kerasnya Penolakan Eropa atas Aneksasi Israel

Baca Juga

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Penolakan negara-negara Eropa atas rencana pencaplokan atau aneksasi Tepi Barat Palestina oleh Israel semakin gencar disuarakan.

Terbaru, Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas sampai datang ke Yerusalem, bertemu Menlu Israel Gabi Ashkenazi pada Rabu 10 Juni 2020.

Dalam pertemuan itu, di hadapan Ashkenazi, Heiko Maas bersuara lantang bahwa Jerman dan semua negara Eropa menentang keras pencaplokan Tepi Barat yang masuk merupakan hak teritori Palestina.

“Jerman tetap berkomitmen pada tujuan solusi dua negara yang dinegosiasikan,” kata Maas dalam pertemuannya bersama Ashkenazi.

“Saya akan menggarisbawahi bahwa kami siap mendukung semua inisiatif untuk menghidupkan kembali pembicaraan antara Israel dan Palestina,” ujarnya menambahkan.

Sementara Ashkenazi juga ngotot bahwa negaranya akan menjalankan rencana perdamaian yang disusun Presiden AS Donald Trump. Dalam rencana itu, AS mendukung aneksasi Tepi Barat dan menyatakan sepihak bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel.

Seperti diketahui, Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu berencana melakukan aneksasi Tepi Barat pada 1 Juli 2020 mendatang.

Rencana ini mendapat penolakan keras dunia, termasuk salah satunya Indonesia.

 

- Advertisement -spot_img

BERIKAN KOMENTAR POSITIF

Ayo berikan komentar
Tuliskan nama

- Advertisement -spot_img
Berita Terbaru

Bakamla Akui Banyak Kapal Asing di Natuna Utara

MATA INDONESIA, JAKARTA - Banyak kapal asing di wilayah Laut Natuna Utara. Hal ini karena wilayah itu merupakan pintu...
- Advertisement -spot_img

Baca berita yang ini

- Advertisement -spot_img