Ilustrasi flu. (unsplash.com)

MINEWS, JAKARTA – Baru-baru ini di Singapura sedang mewabah penyakit tangan, kaki dan mulut (HMFD – Hand, Mouth, Foot Disease), lebih dikenal dengan Flu Singapura. Kementerian Kesehatan Singapura bahkan merilis daftar pusat penitipan anak dan menemukan lebih dari sepuluh kasus HMFD.

Merebaknya kasus seperti itu membuat para orang tua khawatir. Mereka berupaya mencegah anak-anak mereka tidak terjangkit penyakit menular itu.

Terutama pada anak kecil atau bayi yang sistem kekebalan tubuhnya masih belum sempurna. Maka orang tua harus terus waspada.

Sebab virus Flu Singapura ini tetap bisa berpindah ke anak yang rajin menggunakan disinfektan dan menyucuci tangan.

Kondisi itu sangat mudah terjadi di tempat-tempat umum seperti pusat perbelanjaan dan tempat bermain umum.

Maka kenalilah tanda dan gejala Flu Singapura seperti:

  • Demam.
  • Menurunnya nafsu makan.
  • Sakit tenggorokan.
  • Nyeri atau tidak enak badan.

Itu baru tanda-tanda awal, karena puncak serangan virus flu tersebut diikuti dengan gejala lanjutan seperti;

  • Bintik merah yang terasa menyakitkan di area mulut, leher, dan lidah.
  • Ruam atau bintil seperti melepuh yang muncul di tangan, telapak kaki, atau bokong.
  • Muntah-muntah dan diare.
Sumber: Theasianparent

Akan tetapi, gejala-gejala tersebut tidak sama pada setiap anak. Beberapa anak ada yang tidak menunjukkan gejala sama sekali.

Jadi bila anak-anak mengalami salah satu gejala tersebut, segera lah pergi ke dokter untuk memastikan apakah benar terkena HFMD.

Saat muncul gejala tersebut jangan biarkan anak pergi ke tempat umum seperti sekolah, taman bermain, supermarket, serta pusat perbelanjaan.