Ilustrasi pasien Covid19 bakal melonjak (istimewa)
Ilustrasi pasien Covid19 bakal melonjak. (istimewa)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Hasil riset yang dilansir The New England Journal of Medicine menemukan sejumlah gejala yang pada pasien Covid19 anak-anak di Prancis, Spanyol dan Inggris.

Para pakar menyebutnya sebagai sebuah sindrom langka yang bisa mengancam jiwa anak-anak maupun remaja yang terinfeksi penyakit itu.

Sindrom yang diberi nama Multisystem Inflammatory Syndrome in Children (MIS-C) mempunyai gejala yang sama dengan syok toksik dan penyakit Kawasaki seperti demam, ruam, pembengkakan kelenjar, dan pada kasus parah mengalami peradangan jantung.

Hal itu terjadi secara konsisten terjadi 2 sampai 4 pekan setelah infeksi virus corona. Menurut profesor pediatri dan kesehatan anak internasional di Imperial College London, Michael Levin.

Dia menuliskan bahwa sindrom tersebut berdampak pada 2 dari 100.000 anak muda, yang diartikan sebagai usia di bawah 21 tahun, dari 322 pada 100.000 pasien Covid-19.

Sementara sejumlah riset mengidentifikasi sekitar 300 kasus di Amerika Serikat, Levin mencatat bahwa terdapat lebih dari 1.000 kasus yang dilaporkan di seluruh dunia dan proporsi yang relatif tinggi terjadi di kalangan orang kulit hitam, orang Hispanik atau Asia Selatan.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here